Berita

tb hasanuddin

Politik

TB Hasanuddin Sebut Ciri "Kader KW3" di PDIP

JUMAT, 25 JANUARI 2013 | 18:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dijamin, siapapun nama capres yang keluar dari mulut Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, akan dipatuhi dan didukung penuh tiap kader.

Tapi, mungkin saja tidak semua. Di PDIP, ada juga sekelompok orang yang mengklaim dirinya kader tapi masih suka ngedumel di belakang. Hal itu diungkapkan Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Jumat, 25/1).

"Yang membelot dari perintah Ketum itu bukan PDIP," tegas politisi yang juga pimpinan Komisi I DPR itu.


Sebelumnya, TB menegaskan, seluruh kader banteng dijamin solid mendukung apapun putusan Megawati terkait pencapresan 2014. Apakah Mega akan mengajukan dirinya kembali untuk maju, apakah Mega akan memilih kader terbaik dari dalam partai, atau bahkan bila putri Sukarno itu menyebut nama tokoh alternatif dari luar partai.

Keputusan diserahkan sepenuhnya kepada Megawati sesuai hasil rapat kerja nasional PDIP. Nah, jika ada yang tidak patuh, TB menyebutnya kader KW3. Istilah "KW" biasanya dipakai untuk menunjukkan barang-barang tiruan atau palsu.

"Itu kader KW3 (kwalitas 3)," ucapnya.

Apakah TB pernah melihat langsung para kader KW3 itu? "Belum lihat langsung. Kalau ngomel-ngomel ada saja, tapi kalau itu saya sebut kader KW3," ujarnya.  [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya