Berita

bj habibie/ist

PEMILU 2014

Pesan Habibie untuk Yusril: Anda Sudah Menangkan Separuh Pertandingan

JUMAT, 25 JANUARI 2013 | 00:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Semangat Yusril Ihza Mahendra membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang peserta pemilu semakin menggebu-gebu. Pendiri Partai Bulang Bintang (PBB) yang sedang berjuang agar partai yang didirikannya dapat mengikuti Pemilu 2014 mendapatkan suntikan semangat dari mantan Presiden BJ Habibie.

"Kalau orang menganggap Anda underestimate, maka Anda sudah memenangkan separuh pertarungan" begitu kata BJ Habibie seperti ditirukan Yusril di halaman akun Twitter milik Yusril. Menurut Yusril, pernyataan Habibie itu disampaikan beberapa saat lalu (Kamis malam, 24/1).

Yusril yang adalah Ketua Dewan Syura PBB sedang mempersiapkan gugatan untuk menyeret KPU ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Menurutnya proses verifikasi partai politik yang dilakukan KPU diwarnai kecurangan dan mengandung unsur penipuan.


"Ini bukan sengketa pemilu yang tunduk pada mekanisme penyelesaian melalui Bawaslu, PT TUN dan MA, tapi sengketa tata usaha negara biasa. SK KPU tentang verifikasi partai yang lolos dan tidak lolos adalah keputusan pejabat TUN yang bersifat individual, kongkret, final dan membawa akibat hukum," kata pakar hukum tatanegara, kepada Rakyat Merdeka Online kemarin (Rabu, 23/1).

Apabila PTUN memenangkan Yusril, maka keputusan KPU tentang 10 partai politik peserta pemilu akan dibatalkan. Konsekuensinya bisa merembet pada tahapan penyelenggaraan pemilu.

"Itu bukan salah saya. KPU yang bertanggungjawab. Saya lakukan perlawanan yang sah dan konstitusional. Tak seorangpun secara hukum bisa hentikan dan halangi perlawanan yang saya lakukan," demikian Yusril. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya