Berita

taufiq kiemas/rmol

Politik

Capres Selain Megawati, Cara PDIP Uji Calon Alternatif

KAMIS, 24 JANUARI 2013 | 20:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap beda politisi senior PDIP Taufiq Kiemas soal calon presiden yang diusung PDIP di pemilu mendatang diyakini sudah dikomunikasikan sebelumnya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Dalam politik, yang diproduksi di depan panggung pasti sudah dipersiapkan di belakang panggung," kata Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Mohamad Ikhsan Tualeka kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (24/1).

Menurut dia, wacana yang dilempar Taufiq agar Megawati tidak kembali mencalonkan diri hanya alat untuk menguji tingkat penerimaan publik terhadap figur alternatif pengganti Megawati.


"Itu bentuk komunikasi politik yang kontennya untuk uji publik," imbuh dia.

Dia menambahkan, PDIP memang perlu mempertimbangkan matang siapa capres yang diusung di Pemilu 2014. Sebab Pemilu 2014 merupakan masa transisi bagi PDIP, apakah butuh tokoh alternatif atau masih tergantung dengan tokoh lama.

"Genre pencitraan partai memang masih tertuju pada sosok Mega. Tapi disisi lain harus juga mengikuti jaman. PDIP perlu melakukan rotasi kepemimpinan di elit politik termasuk mendorong lahirnya tokoh-tokoh muda," katanya. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya