Berita

dahlan iskan-jokowi/ist

Politik

Dahlan Iskan Bantu Jokowi Sedot Banjir Pluit

SELASA, 22 JANUARI 2013 | 17:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri BUMN Dahlan Iskan membantu Gubernur DKI Jakarta Jokowi menyedot banjir Pluit. Setidaknya, ada tiga pompa raksasa milik BUMN akan terus melakukan penyedotan untuk mengatasi banjir yang masih terjadi di Pluit.

Hal itu dikatakan Koordinator BUMN Care, Budi Purnomo Karjodihardjo. Dari informasi yang disampaikannya diketahui, selain tiga pompa raksasa tersebut, semua pompa yang ada akan dioptimalkan untuk menyedot banjir.

Menurut Budi, hingga saat ini masih banyak warga Pluit yang tergenang banjir dan menghadapi persoalan yang cukup rumit karena ada banyak pompa penyedot banjir, namun tidak optimal dalam pekerjaannya.


Dari pompa-pompa  yang ada, hanya dua unit yang berfungsi. Sedangkan empat unit terendam banjir, yang satu unit sedang diistirahatkan, dan enam unit lainnya rusak sedang dalam perbaikan.

Menteri BUMN, Dahlan Iskan, lanjut Budi, sudah menginstruksikan beberapa langkah strategis yang secepatnya segera dilakukan oleh BUMN untuk menyedot banjir di Pluit.

Setidaknya, ada empat langkah yang akan dilakukan oleh BUMN untuk mengatasi banjir di Pluit, seperti yang disampaikan oleh Menneg BUMN Dahlan Iskan.

Pertama, BUMN PT Dok dan Perkapalan Kodja Baharia (DKB) segera mengirimkan pompa untuk menguras ruang pompa yang menenggelamkan pompa. Kedua, membuat  konstruksi baja untuk meninggikan pompa-pompa satu meter.

Ketiga, melakukan perbaikan-perbaikan pompa yang baru terendam. Semua itu selesai kira-kira tiga hari. Keempat, mengirim  tiga pompa besar yang diambil atau dibongkar dari kapal keruk. Ini juga akan berfungsi dalam tiga hari.

Menurut Budi, jika semua pompa bisa beroperasi secara optimal, maka proses penyedotan banjir bisa berlangsung lebih cepat dan lebih baik.

"Kami juga mendukung agar masyarakat dan relawan bersama-sama BUMN untuk mengatasi banjir," ujar Budi. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya