Berita

rizal mallarangeng/rmol

Politik

KORUPSI HAMBALANG

Demokrat: Pembelaan Rizal Mallarangeng Overdosis!

MINGGU, 20 JANUARI 2013 | 18:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat menghormati upaya Rizal Mallarangeng alias Cheli membela mantan Menpora yang juga kakakanya, Andi Mallarangeng, tak terlibat korupsi proyek Hambalang. Namun di balik penghormatan tersebut, pembelaan mestilah dilakukan dengan menghormati kaidah-kaidah hukum.

"Cheli sudah overdosis. Apa yang dilakukannya sangat politis. Dia menggunakan cara-cara konservatif untuk masalah hukum yang beraspek yuridis," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, I Gede Pasek Suardika kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (20/1).

Upaya Cheli yang saat ini aktif di partai Golkar bersama Tim Elang Hitam menyebut nama-nama lain ikut terlibat korupsi proyek Hambalang, kata Pasek, sudah melebihi takaran pembelaan. Pembelaan mestinya dilakukan cukup dengan membuktikan bahwa Andi tidak bersalah dengan menghadirkan bukti-bukti bantahan yang kuat. Bukan menyerang tidak jelas ke segala arah termasuk mendegradasi partai Demokrat dengan kasus tersebut.

"Cheli telah mempolitisasi kasus. Sebagai pengamat politik, konsultan politik dan aktif di partai Golkar, posisi Cheli tidak netral. Yang dilakukannya hanya beropini dalam rangka kristalisasi momentum untuk agenda-agenda lain yang bukan terkait dengan masalah hukum yang sedang dihadapi," imbuh Pasek.

Karena ini masalah hukum, lanjut Pasek, baiknya Cheli menyerahkan bukti-bukti keterlibatan pihak lain ke KPK. Bukan membuat agenda politik baru, mendegradasi pihak lain termasuk partai Demokrat dengan opini di tiap hari Jumat. Bukan dengan fakta hukum.

"KPK tidak perlu diajari soal bukti-bukti keterlibatan seseorang," imbuh Pasek. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya