Berita

nurul arifin/rmol

Politik

Golkar Apresiasi Concern SBY Soal Kampanye Mahal

KAMIS, 17 JANUARI 2013 | 00:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan Presiden SBY mengenai perlunya membatasi kampanye besar-besaran agar ongkos politik dalam pemilu bisa ditekan mendapat apresiasi dari kalangan partai pendukung pemerintah yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan.

"Itu bentuk keprihatinan SBY terhadap mahalnya biaya kampanye. Saya mengapresiasi apa yang jadi concern SBY," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Nurul Arifin kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu malam (15/1).

Menurut dia, pemilu dengan sistem suara terbanyak memang membutuhkan ongkos politik yang sangat besar. Dengan sistem ini setiap calon saling berlomba menghamburkan uangnya untuk meraup banyak suara. Dampaknya, orang yang terpilih akan berpikir bagaimana caranya mengembalikan modal, dan cara paling cepat tentu saja korupsi.

"Ini warning bagi kita semua agar cerdas berkampanye secara efektif dan efisien dengan anggaran yang seperlunya," imbuh Nurul.

Namun, anggota Komisi II DPR RI ini tak setuju upaya menekan besarnya ongkos politik dalam pemilu dilakukan dengan cara mengubah sistem pemilu.

"Cukup dibatasi saja dana kampanyenya. Saya masih berharap KPU membuat peraturan yang membatasi anggaran atau item logistik yang digunakan dalam kampanye," pungkas Nurul. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya