Berita

presiden sby

Politik

Demokrasi Kita Matang dan Berkualitas? SBY Langsung Jawab Belum!

SELASA, 15 JANUARI 2013 | 12:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Selain menceritakan pengalamannya ketika berdoalog dengan pihak asing yang concern pada arah demokrasi Indonesia di tahun 1998, Presiden Yudhoyono pun membocorkan percakapannya dengan sebuah lembaga survei.

"Ada lembaga survei yang secara konsisten menanyakan ke publik. Pertanyaannya, apakah demokrasi Indonesia berada pada arah yang benar. Dan respons publik setiap tahun ternyata konsisten, antara 80-85 persen, negara ini sejak 1998 dinlai berada di arah yang benar," ungkap Presiden SBY dalam acara "Indonesia Democracy Outlook" yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Flores Ballroom, Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta (Selasa, 15/1)..

Bicara soal arah demokrasi, lanjutnya, kalau diukur dari partisipasi, pemilu demokratis, checks and balances dari lembaga-lembaga negara, kebebasan berekspresi, kemerdekaan pers, dan otonomi daerah, maka semua elemen masyarakat harus katakan bahwa perkembangan demokrasi Indonesia ini positif.


"Tapi kalau saya kemudian ditanya, apakah demokrasi kita ini sudah matang dan berkualitas, jawaban saya direct dan langsung belum. Karena masih ada penyimpangan di sana sini," tegasnya.

"Seringkali demokrasi tak berikan kebaikan bersama yang diinginkan rakyat kita," lanjut dia. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya