Berita

John F. Kennedy

Keluarga Masih Tak Percaya Penjelasan Resmi tentang Pembunuhan JFK

MINGGU, 13 JANUARI 2013 | 21:35 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Setengah abad telah berlalu. Namun pihak keluarga masih mempertanyakan teori resmi tentang pembunuhan John Fitzgerald Kennedy. Presiden Amerika Serikat yang ke-35 itu tewas ditembak saat pawai di Dallas pada 23 November 1963.

Lima tahun kemudian, giliran adiknya, Robert F. Kennedy, mati terbunuh. Ia ditembak di ballroom Hotel Ambassador, Los Angeles, pada Juni 1968 saat merayakan kemenangan dalam pemilihan calon presiden dari kubu Partai Demokrat.

Dalam sebuah interview baru-baru ini, Robert F. Kennedy Jr. dan adiknya, Rory, menyampaikan keraguan mereka terhadap teori pembunuhan JFK yang disampaikan oleh Komisi Warren yang dibentuk negara untuk mengusut pembunuhan itu.

Komisi Warren mengatakan bahwa sang pembunuh, Lee Harvey Oswald, bertindak sendirian.

Menurut Robert F. Kennedy Jr., bahkan ayahnya, Robert F. Kennedy Sr. juga meragukan penjelasan Komisi Warren itu. Kennedy Jr. mengatakan, ayahnya menilai laporan itu rekayasa yang buruk sekali (shoddy piece of craftsmanship). Robert F. Kennedy Jr. pun mempertanyakan teori itu.

Robert F. Kennedy Jr. bercerita tentan betapa sulit ayah mereka menerima kematian JFK. Selama setahun berduka Robert F. Kennedy Sr. membaca buku-buku filsafat Yunani dan ilmuwan Katolik Henry David Thoreau, juga berbagai puisi sambil mencari jawaban mengapa Tuhan membiarkan pembunuhan itu.

"Bukti-bukti yang ada saya kira sangat meyakinkan bahwa itu bukan aksi pembunuhan tunggal," kata Robert F. Kennedy Jr. seperti dikutip dari Associated Press.

Charlie Rose yang mewawancarai Robert dan Rory di Winspear Opera House bertanya apakah Robert F. Kennedy Sr. terlihat merasa bersalah mengingat JFK dibunuh di saat Robert F. Kennedy Sr. sebagai Jaksa Agung menyatakan perang terhadap organisasi kriminal.

Robert menjawab, "Saya kira itu (keterkaitan pembunuhan dengan kampanye melawan organisasi kriminal) benar. Dia (Robert F. Kennedy Sr.) mengatakan hal itu. Di depan publik ia mendukung laporan Komisi Warren, tetapi secara pribadi dia meragukannya."

Dia juga mengatakan, ayahnya memiliki tim investigasi sendiri yang menemukan catatan pembicaraan telepon antara seorang pemilik klub malam, Jack Ruby dengan Oswald. Dua hari setelah pembunuhan JFK, Ruby membunuh Oswald.

Setelah ayahnya terpilih sebagai senator mewakili New York, keyakinan bahwa ada pihak lain yang terlibat dalam pembunuhan JFK semakin besar.

Robert yang kini bekerja sebagai pengacara dan praktisi lingkungan baru berusia sembilan tahun ketika itu. Dia mengatakan, sebelum peristiwa di Dallas dirinya sudah dijadwalkan bertemu JFK di Ruang Oval Gedung Putih untuk membicarakan persoalan polusi yang tengah menarik perhatiannya.

Dia bahkan menyempatkan diri menangkap seekor salamander untuk diperlihatkan kepada JFK. Namun pertemuan itu tidak pernah terjadi.

Adapun Rory Kennedy adalah seorang pembuat film dokumenter yang baru-baru ini menyelesaikan film terakhirnya Ethel dalam wawancara itu mengatakan dia dan saudara-saudaranya merasa beruntung karena paman dan ayahnya tewas saat sedang menjalankan tugas yang begitu besar bagi negara. [guh]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya