Berita

Politik

Umumkan Roy Suryo, Presiden SBY Wanti-wanti Soal Kemarahan Rakyat

JUMAT, 11 JANUARI 2013 | 14:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden memandatkan tiga tugas penting kepada Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru, Roy Suryo.

Tiga tugas itu dipaparkannya dalam jumpa pers pengumuman Menpora baru pengganti Andi Mallarangeng, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (11/1).

Tugas utama yang pertama adalah mengkonsolidasikan Kementerian Pemuda dan Olahraga mengingat ada sejumlah permasalahan yang berkaitan dengan lingkup tugas dan wilayah Kemenpora yang saat ini jadi perhatian publik dan sedang berada dalam prses KPK, yaitu kasus korupsi proyek Hambalang.


"Saya instruksikan kepada Menpora baru untuk konsolidasikan jajarannya, memastikan Kemenpora kembali jalankan tugas dengan baik," terang SBY.

Kedua, dia meminta Menpora baru melanjutkan apa yang telah diraih pendahulunya, yakni prestasi berjayanya olahraga nasional pada ajang SEA Games yang tidak Indonesia genggam sejak 1997.

"Prestasi itu kita raih kembali dan harus bisa kita jaga dan pertahankan menghadapi SEA Games di Myanmar mendatang," ucapnya.

Tugas ketiga adalah bekerja sama dengan  Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk segera mengakhiri dan menyelesaikan masalah di kepengurusan PSSI.

"Saya berharap Menpora bisa lakukan konsultasi baik dengan FIFA dan KOI dan KONI dan semua masyarakat pencinta sepakbola," katanya.

SBY tegaskan, rakyat akan sangat marah kalau prestasi sepakbola terganggu, terganjal dan kandas karena konflik kubu-kubu tertentu di pesepekbolaan nasional.

"Tentu masih ada tugas lain, misalnya berkomunikasi dengan jajaran pemuda, KNPI dan lainnya bahwa pemuda masih punya masa depan baik dan kontributif bagi pembangunan," tutupnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya