Berita

India dan Pakistan

Dunia

India Vs Pakistan Kembali Gontok-gontokan

KAMIS, 10 JANUARI 2013 | 08:24 WIB

Ketegangan antara India dan Pakistan semakin meningkat  pasca baku tembak di perbatasan Kashmir, Minggu (6/1). Kedua negara bertetangga ini kembali saling serang di lokasi yang sama, Selasa (8/1), yang mene­waskan dua tentara India. In­siden ini berbuntut dengan pe­mang­gilan Duta Besar Pakistan di India Salman Bashir.

Militer India menuding Pa­kis­tan telah membunuh dua pa­sukan mereka dengan keji. “Ka­mi me­nemukan satu pasukan ka­mi di­mutilasi dan dibiarkan saja di hutan India,” ujar juru bicara Pasukan Komando India di wi­la­yah utara, Rajesh K Kalia.

Kalia menyebutkan bahwa pa­sukan Pakistan masuk ke wila­yah milik India dan menyerang. “Mereka masuk sejauh 500 meter ke wilayah India. Mereka sangat provokatif. Kami akan me­nyam­paikan protes kami atas perlakuan tidak manusiawi ter­hadap salah satu pasukan kami,” tegas Kalia.

Otoritas militer Pakistan di Islamabad membantah telah melakukan penyerangan pro­vo­katif ke wilayah India. “Itu hanya bentuk tudingan India sekaligus propaganda untuk mengalihkan perhatian dunia dari serangan di sebuah pos militer Pakistan di Kashmir, Minggu pada 6 Ja­nuari,” jelas salah satu sumber militer Pakistan.

Jasad kedua tentara tersebut telah dibawa ke rumah sakit militer di Rajouri, India bagian utara, untuk diotopsi post-mor­tem. “Militer Pakistan benar-be­nar sangat provokatif. Cara me­reka memperlakukan jasad ten­tara, apalagi tentara India, sangat tidak manusiawi,” kata Menteri Pertahanan India, A.K Antony kepada wartawan setempat.

Pertikaian kedua negara ter­sebut terkait dengan sengketa wilayah Kashmir yang berada di kawasan pegunungan Himalaya. Kini, wilayah Kashmir secara tidak langsung terbagi menjadi dua, yakni yang berada di bawah kedaulatan India dan yang berada di bawah kedaulatan Pakistan. Gencatan senjata sempat dila­ku­kan pada 2003, namun perlahan-lahan kesepakatan itu di­lang­gar kedua pihak hingga saat ini.

Kedua negara yang memiliki kekuatan nuklir itu sudah pernah tiga kali berperang sejak 1947. Hubungan antara kedua negara yang memiliki senjata nuklir itu secara perlahan membaik dalam lima tahun belakangan, setelah serangkaian dialog mereka pasca-sejumlah serangan pada 2008 di Mumbai, yang dituduhkan India dilakuan dilakukan oleh para gerilyawan yang berpusat di Pakistan.

Munculnya korban jiwa dalam konflik terbaru itu dapat meru­sak sejumlah upaya yang telah dila­kukan kedua pihak untuk mem­bangun kepercayaan baru baru ini. Misalnya pembukaan hu­bu­ngan perdagangan dan mena­war­kan peraturan visa yang lunak se­bagai hasil dalam pe­rundingan yang berlangsung be­lum lama ini an­tara para pe­mimpin politik senior dari kedua negara. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya