Berita

Politik

KPU Pidanakan Saja Parpol yang Palsukan Dokumen Administrasi!

RABU, 09 JANUARI 2013 | 19:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

KPU harus segera membuat laporan ke Bareskrim Mabes Polri dalam kasus dugaan penggunaan dokumen data struktur partai politik, adminstrasi sekretariat partai dan keanggotaan partai yang palsu atau dipalsukan.

Hal itu disampaikan Koordinator Tim Pembela Demokrasi, Petrus Selestinus. Menurut dia, indikatornya adalah parpol-parpol yang lolos verifikasi administrasi namun tidak lolos verifikasi faktual.

Bila parpol tersebut lolos verifikasi administrasi maka secara formal parpol-parpol tersebut sudah menyerahkan data administrasi parpol 100 persen di provinsi, 75 persen di kabupaten/kota dan 50 persen di kecamatan.


Namun, yang mengherankan ketika verifikasi faktual dilakukan, ternyata hasilnya tidak sesuai. Sehingga parpol-parpol tersebut tidak lolos verfikasi faktual.

"Berarti, dokumen administrasinya fiktif dan palsu," tegas dia dalam penjelasan kepada wartawan, Rabu (9/1).

Dari 34 parpol yang mengikuti tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual, hanya 10 parpol yang lolos.

Untuk pertanggungjawaban tersebut, KPU tidak cukup dengan hanya menggugurkan parpol tersebut. Tetapi, para ketua umum parpol dan sekjennya harus dimintai pertanggungjawaban pidana karena telah menyerahkan dokumen fiktif dan membuat KPU memverifikasi dokumen palsu, yang berdampak pada merugikan keuangan negara.

"Ini bagian dari pembelajaran untuk meningkatkan kualitas Pemilu di masa yang akan datang," ujar dia. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya