Berita

Politik

Parpol Tak Lolos Gabung Saja ke Parpol Besar

SELASA, 08 JANUARI 2013 | 23:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Partai Pakar Pangan menyambut positif keputusan KPU yang menetapkan 10 partai politik lolos verifikasi faktual an menjadi peserta pemilu 2014. Diharapkan, parpol yang tidak lolos dapat bergabung dengan partai lain seperti yang dilakukannya, bergabung dengan Partai Demokrat, berubah menjadi ormas sayap partai tersebut dengan nama Bakti Karya Perjuangan Demokrat (BKPD).

Sekjen Pakar Pangan, Jackson Kumaat mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang parpol dan Undang-Undang Pemilu yang baru, pihaknya sudah memperkirakan hanya akan ada sedikit partai yang bisa ikut pemilu 2014.

Menurutnya, aturan yang ketat yang mengharuskan parpol memiliki pengurus dan kantor di 100 persen propinsi, 75 persen di Kabupaten/kota serta 50 persen ditingkat kecamatan, akan membuat partai-partai baru bertumbangan.


“Saya sudah memperkirakan hasil verifikasi administrasi dan faktual KPU akan seperti ini”, tegas Jackson dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/1).

Keputusan bergabung dengan partai besar dinilai tepat karena mustahil syarat verifikasi adminsitrasi dan faktual KPU bisa dipenuhi semua parpol.  Agar pemilu 2014 bisa berjalan dengan baik dan berkualitas ia menghimbau kepada parpol yang tidak lolos untuk bergabung dengan “Parpol Besar”.

“Mari kita bergabung dengan 10 parpol peserta pemilu untuk mendukung Pemilu 2014 lebih berkualitas”, tambahnya.

Jackson menambahkan, keputusan menjadi ormas sayap Partai Demokrat, 2 tahun lalu dan resmi diterima setahun kemudian, membuat anggota dewan propinsi/kabupaten/kota se-Indonesia berkomitmen menjadi “pasukan cadangan” fresh dan siap memenangkan partai berlambang Mercy ini di Pemilu 2014 mendatang.  Ia menilai koalisi dilakukan karena Pakar Pangan dan Demokrat memiliki visi dan misi yang sama. Bahkan membuktikan SBY masih dicintai rakyat.

"Oleh karena itu kami memutuskan untuk bergabung dengan partai besar dan pilihan kami bersama Partai Demokrat, bahkan sambutan Demokrat sangat baik," kata Jackson mengakhiri.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya