Berita

Politik

Temuan PPATK Buka Tabir Mafia Banggar

SELASA, 08 JANUARI 2013 | 21:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) atas 20 anggota Banggar yang melakukan transaksi mencurigakan seolah membuka tabir adanya kegiatan mafia dalam banggar.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar Aziz, Selasa (8/1).

"Kan sudah ada beberapa orang banggar yang ditangkap. Ini sudah membuktikan ada praktek mafia di dalam,” kata Harry dihubungi Rakyat Merdeka Online.

Namun, anggota Fraksi Golkar ini menegaskan, meski sudah ada beberapa orang banggar yang ditangkap, bukan berarti penangkapan tersebut lantas mengatasnamakan lembaga (banggar).

"Kalau individu, iya. Tapi apakah lembaga juga, saya kira tidak,” ujarnya.

Untuk mengatasi masalah itu, Harry menjelaskan, bahwa setiap pembahasan perencanaan harus dilakukan secara terbuka. Karena selama ini, selain anggaran dari pemerintah yang tidak pernah terbuka, pembahasan perencanaan anggaran tersebut juga tidak terbuka.

"Dan seharusnya, semua rupiah yang keluar dari keputusan DPR, harus bisa diakses publik. Masyarakat harus tahu, uang dari pajak mereka diapakan oleh para wakilnya di DPR," ungkapnya.[dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya