Berita

sby/rmol

Politik

Mestinya SBY Juga Pecat Menteri Bermasalah

JUMAT, 04 JANUARI 2013 | 19:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Langkah Presiden SBY yang hanya akan menunjuk pengganti Andi Mallarangeng sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga diyakini tidak akan mampu mendongkrak kinerja kabinet secara keseluruhan.

"Keputusan hanya akan mengisi kekosongan jabatan Menpora merupakan langkah paling minimal yang diambil presiden. Itu tidak akan mendongkrak kinerja kabinet," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia, Prof. Iberamsjah, kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (4/1).

SBY saat ini berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi dia sadar betul ada menteri yang kinerjanya belum memuaskan, ada menteri yang terlibat korupsi Hambalang, atau dengan dua menteri yang terseret kasus perselingkuhan. Tapi,dia tetap tak berani memecat mereka karena dibebani mepetnya sisa usia pemerintahan.

Waktu satu tahun, kata Iberamsjah, tidak akan bisa digunakan untuk mendongkrak kinerja kabinet. Belum lagi tahun 2013 merupakan tahun politik dimana partai politik mempersiapkan tetek bengek pemilu 2014.  Para menteri yang berasal dari partai politik dipastikan tidak akan fokus bekerja.

"Menteri-menteri bermasalah memang harusnya direshuffle, tapi apa boleh buat, reshuffle 100% di tangan presiden.Sejak awal saya tidak yakin presiden akan lakukan reshuffle di satu tahun sisa pemerintahan," demikian Iberamsjah. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya