Berita

arbi sanit/ist

Politik

Arbi Sanit: Mestinya Puan Masuk Kabinet Saja

SENIN, 31 DESEMBER 2012 | 20:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tak semua pengamat memuji keputusan Puan Maharani menolak tawaran jadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Pengamat politik senior dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit misalnya, menilai penolakan tersebut bukanlah pilihan tepat yang diambil Puan dan tentunya PDIP.

"Bagusnya masuk kabinet, Puan bisa dapat perngalaman di eksekutif," kata dia kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (31/12).

Arbi menganggap oposisi yang didengung-dengungkan PDIP selama ini hanya merk. PDIP sama sekali tidak menjalankan fungsi oposisi sebagaimana mestinya.

"Apa yang digadang-gadang sebagai oposisi itu tidak ada. Itu oposisi ecek-ecek. Harusnya tidak perlu menolak tawaran (masuk kabinet)," imbuh dia.

Terkait kemungkinan penjajakan kompromi yang dilakukan Taufiq Kiemas bersama SBY untuk kepentingan pemilu 2014, Arbi menilai wajar dan bagus untuk dicoba.

"Koalisi PDIP dengan Demokrat berpotensi akan bisa menetralisir kekuasaan Partai Golkar, yang merupakan partai Orde Baru," demikian Arbi. [dem]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya