Berita

dahnil anzar/ist

Bisnis

Anatomi Subsidi Tidak Sehat, SBY Sebaiknya Naikkan Harga BBM di Tahun 2013

MINGGU, 30 DESEMBER 2012 | 17:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Nasihat Komite Ekonomi Nasional (KEN) agar Presiden SBY menunda kenaikan harga BBM hingga pemilu 2014 dianggap sebagai saran sesat dan menyesatkan. Untuk menyelamatkan keadaan SBY justru harus mengambil tindakan tegas dengan menaikkan harga BBM di tahun 2013.

Di saat bersamaan, SBY juga perlu menata ulang anatomi subsidi pada APBN 2013.

"KEN ini sebetulnya lembaga ekonomi atau lembaga politik? Nasihat sesat KEN harus diabaikan SBY. Nasihat tidak menaikkan harga BBM didasarkan pada alasan siklus ekonomi politik menjelang pemilu seharusnya tidak keluar dari KEN," ujar ekonom Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirtar) Banten, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada Rakyat Merdeka Online dalam perbincangan Minggu siang (30/12).

Menaikkan harga BBM lebih tepat bila dibandingkan dengan pembatasan distribusi BBM seperti yang disarankan KEN. Bila dinaikkan, maka harga premium berada pada kisaran Rp 6.000 hingga Rp 6.500. Kisaran harga ini dianggap masih rasional dan terjangkau.

Ketua bidang Buruh Tani dan Nelayan PP Pemuda Muhammadiyah itu juga mengatakan, anatomi subsidi di APBN semakin tidak sehat dan tidak adil. Untuk tahun 2013 dari total subsidi sebesar 316 triliun, 61,33 persen akan digunakan untuk BBM dan 25,60 persen untuk listrik. Sementara untuk subsidi pangan hanya 5,44 persen. Adapun subsidi pupuk hanya 5,03 persen dan subsidi benih hanya 0,04 persen.

"Besaran subsidi untuk BBM bisa digeser ke subsidi pangan, mengingat kenaikan harga BBM pasti diikuti inflasi terutama di sektor pangan. Belum lagi petani membutuhkan insentif dalam memaksimalkan produksi pertanian," demikian Dahnil. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya