ilustrasi, Nissan Datsun
ilustrasi, Nissan Datsun
Kendaraan besutan Nissan ini siap saingi kendaraan Toyota Agya, Daihatsu Ayla dan Tata Nano di pasar mobil nasional.
Menurut Vice President DiÂrector PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Teddy Irawan, saat ini Datsun sedang dalam pengemÂbangan baik model maupun yang lain. Ia memastikan kendaraan murah dan ramah lingkungan ini siap mengaspal di 2014.
“Indonesia akan menjadi neÂgara yang potensial untuk pasar Datsun pada 2014,†kata Teddy Irawan saat dikontak Rakyat MerÂdeka, kemarin.
Teddy mengatakan, Datsun diÂtempatkan di segmen kendaÂraÂan Low Cost Green Car (LCGC) yang diusung pemerinÂtah. Pihak Nissan Motor ComÂpany (NMC) juga menyatakan hal serupa pada Maret lalu, keÂtika datang ke Indonesia.
“Mobil ini bisa mewakili NisÂsan di segmen LCGC. Kita lihat nanti, yang pasti 2014 Datsun siap menggebrak pasar mobil murah nasional,†pede Teddy.
Nissan Datsun memang diperÂkenalkan untuk negara-negara berkembang yang pertumbuhan ekonominya meningkat. Selain Indonesia, Datsun juga akan diÂrilis di Rusia dan India secara berÂsamaan pada 2014.
Presiden Direktur NMI KinÂtaro Izumida mengatakan, mobil ini akan dibanderol di bawah harga Rp 100 juta dengan speÂsiÂfikasi tinggi.
“Meski harganya terÂjangÂkau, tapi ini bukan mobil muÂrahÂan karena Nissan memÂbeÂriÂkan speÂsifikasi tinggi didalamnya dan bisa menambah market roda empat di Tanah Air,†katanya.
Menurut dia, ekspansi pasar ke Indonesia bagian timur juga meÂrupakan salah satu strategi inÂvestasinya. Izumida melihat, pasar kendaraan roda empat di Indonesia bagian timur masih terbuka lebar, tinggal produk yang ada disesuaikan dengan kondisi setempat.
Rencana ekspansi pasar ini, menurut dia, akan dijalankan dua tahun mendatang. Saat ini pihakÂnya sedang melakukan survei pasar. “Yang pasti IndoÂnesia meÂrupakan konsumen terÂbesar NisÂsan, sehingga kami meÂnemÂpatkan negara ini sebagai prioÂritas,†ujar Izumida.
Pengamat otomotif Suhari SarÂgo menyatakan, kehadiran mobil murah tergantung adanya pemÂberian insentif fiskal dari pemeÂrintah. “Agen Pemegang Merek (APM) pastinya berhaÂrap agar insentif pajak bagi produk mobil LCGC sudah bisa cepat keluar. Pasalnya, jika regulasi keluar, maÂka harga proÂduk LCGC bisa dijual lebih muÂrah,†ungkap Suhari. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23