Berita

sutan bhatoegana

Sutan Bhatoegana: PDIP Rugi Bergabung dengan Pemerintahan SBY-Boediono

KAMIS, 27 DESEMBER 2012 | 11:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bukan tidak mungkin Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Andi Mallarangeng meski Puan adalah pimpinan partai oposisi. Karena dalam politik, semua mungkin terjadi.

"Politik kan kata orang kan, the art of possibility, seni kemungkinan. Mungkin saja ia, mungkin tidak," jelas Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 27/12).

Meski begitu, menurut Sutan, berat kemungkinannya putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu untuk diangkat jadi Menpora menggantikan politikus Demokrat yang tersangkut kasus Hambalang tersebut.

"Karena itu jatahnya Partai Demokrat, pasti yang ditawarkan ke Partai Demokrat. Kecuali ada pergeseran-pergeseran, Menpora dapat orang lain, Demokrat dikasih tempat lain. Tapi posisinya (jumlah Demokrat di kabinet) tetap segitu," jelasnya.

Apalagi, dalam hemat Sutan, PDI Perjuangan tak mungkin bergabung dengan pemerintah di ujung masa jabatan Presiden SBY-Boediono ini kalau pun ada perombakan kabinet. Karena terlalu riskan bagi partai berlambang kepala banteng tersebut.

"Kalau mau masuk, kenapa tidak dari awal-awal. Kalau last minute masuk, kan tinggal diserang. Kan rugi mereka, pastinya. Tinggal sakit saja sekarang ini. Sakit maksud saya, ya berhasil atau tidak. Kalau dari awal mereka ikut, bisa menikmati juga," jelas Sutan.

Makanya, Sutan melihat sisi positif atas pertemuan Taufik Kiemas dan Puan Maharani dengan Presiden SBY di Istana Negara kemarin (Rabu, 26/12).

"Jadi Puan Maharani itu menurut saya hanya mengantarkan orang tuanya sekalian silaturrahmi dengan Pak SBY. Pak SBY itu kan mantan salah satu menteri Bu Mega (pada saat jadi Presiden). Mereka sudah kenal dari dulu," tandas Ketua Komisi VII DPR ini. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya