Berita

agus martowardojo/ist

Kementerian Agus Martowardojo Habiskan Uang Rp 14 Miliar untuk Dandani Ruang Rapat

KAMIS, 27 DESEMBER 2012 | 09:26 WIB | LAPORAN:

. Pada akhir tahun 2012 ini, Kementerian Keuangan akan menguras anggaran untuk mendandani ruang rapat kantor pusat kementerian yang dipimpin Menteri Agus Martowardojo ini dengan biaya sekitar Rp 14 miliar.

Anggaran sebesar ini, kata Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, beberapa saat lalu (Kamis, 27/12), digunakan untuk membeli bermacam-macam barang seperti keset dan karpet dengan anggaran sebesar Rp 529.977.716, yang lelangnnya dimenangkan oleh CV Sembilan Benua. Sementara pengadaan karpet lainnya sebesar Rp 1.980.000.000 dimenangkan oleh CV Trimitra Sejati, dan pengadaan video conference dengan harga sebesar Rp 11.511.229.137 yang dimenangkan  PT Mitra Integrasi Informatika.  

"Dari gmbaran diatas, memperlihatkan bahwa Kementerian untuk tahun 2012 sangat boros, dan sangat senang untuk menghambur-hambut uang kas negara tanpa berpikir untuk melakukan penghematan anggaran," kata Uchok.


Padahal, lanjut Uchok, kinerja Kementerian Keuangan sangat buruk. Misalnya, dalam hal penerimaan pajak tahun 2012 meleset hanya sebanyak 92.8 persen atau 943.1 Triliun dari target APBN Perubahaan Tahun 2012 sebesar Rp 1.016 Triliun.

"Memang sudah kebiasaan, tabiat buruk dari Kementerian keuangan itu sendiri, biarpun gagal dalam mengejar target pajak yang sudah disepakati antara pemerintah dengan legislatif, tetap saja santai-santai atau senang-senang, lantaran tidak ada sanksi yang diberikan kepada pejabat publik yang bertanggungjawab atas kegagalan target penerimaan pajak ini. Seharunya, DPR jangan diam saja, dan harus meminta pertanggungjawaban kegagalan atas target penerimaan yang meleset ini," demikian Uchok. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya