Berita

tb hasanuddin/ist

TB Hasanuddin Tunjuk Titik Lemah Pengamanan Natal, Kapolri Dituntut Evaluasi

SELASA, 25 DESEMBER 2012 | 23:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kapolri harus mengevaluasi sistem pengamanan dalam rangka perayaan Natal dan jelang Tahun Baru 2013.

Demikian seruan Wakil Ketua Komisi I DPR, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin.

Menurut pengamatannya, perintah dari Kapolri tentang pengamanan memang cukup serius, yakni zero risk. Tak boleh ambil risiko, yang akibatnya adalah Polda-Polda sangat serius dalam pengerahan kekuatan yang ada.


"Tapi ada kelemahan di beberapa Polda tertentu, yaitu kurang cermat dalam menilai situasi yang ada, atau gagal dalam membuat perkiraan intelijen daerahnya," ungkap dia dalam pesan pendeknya, Selasa malam (25/12).

Akibatnya, ada obyek yang seharusnya mendapat pengamanan cukup serius, malah kendor. Salah satu contoh adalah lokasi Gereja HKBP Filadelfia, Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Ibadah malam Natal di gereja yang disegel Pemkab Bekasi tersebut, diwarnai kericuhan dan pengusiran oleh massa yang diduga terorganisir.

"Situasi seperti ini sangat disesalkan, karena terkesan tidak serius. Sementara di tempat lain malah berlebihan," ujarnya.

Komisi I menyarankan agar Kapolri segera mengevaluasi kembali sistem pengamanan Natal.

"Jangan sampai terulang dalam perayaan tahun baru yang akan datang," tegasnya.[arp]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya