Berita

hinca panjaitan

Politik

Catat, Partai Demokrat Tidak Pernah Bermimpi Punya Media Massa!

SABTU, 22 DESEMBER 2012 | 11:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Demokrat sudah berulangkali mengakui bahwa citra partai mereka begitu terpuruk salah satunya karena tidak menguasai udara atau media massa.

Hal itu terakhir kali diungkapkan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yang mengatakan, Demokrat hanya kalah di udara, namun masih memiliki pengaruh kuat di darat.

Dalam jumpa pers di Sentul International Convention Center (SICC), Sabtu (15/12), dia akui Demokrat kalah dalam pertarungan di udara karena partainya tidak memiliki media massa untuk menyalurkan pandangan partainya. Secara tersirat dia katakan, pada waktunya Partai Demokrat juga akan bermain di udara dengan cara sendiri.


Apakah itu sinyal bahwa Demokrat akan mendirikan media massa jelang Pemilihan 2014?

Hal itu dijawab tegas oleh Sekretaris Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan.

"Demokrat tidak pernah mimpi punya media," kata Hinca di sela diskusi "Setahun Wajah Hukum Indonesia" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (22/12).

Malah kata mantan anggota Dewan Pers itu, parpol seharusnya tidak punya media massa karena nantinya rawan bertentangan dengan prinsip demokrasi itu sendiri.

Di Indonesia tidak ada parpol memiliki media massa, yang ada hanya pemilik media massa yang kemudian bergabung ke parpol.

"Tidak perlu beli kambing kalau mau makan sate," ujarnya menganalogikan.

"Kita hanya menari saja, karena pemilik panggung memberi ruang pada penari," lanjutnya. Pemilik panggung yang dimaksudnya adalah para pemilik media.

"Makanya pandai-pandailah menari. Jangan salahkan lantai yang tak rata kalau kau tak pandai menari," tuturnya lagi dalam perumpamaan. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya