Berita

sahri hamid (kanan)

Bantu Petani Maluku Utara, Sahrin Hamid Ajak investor Jepang

KAMIS, 20 DESEMBER 2012 | 15:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Masyarakat Halmahera, Maluku Utara, saat ini sedang kesulitan. Karena harga kopra dan komoditi andalan Maluku Utara lainnya, saat ini sedang tidak stabil.

Beruntung, tokoh Malut, Sahrin Hamid, mempertemukan PT. Bio Green Land (BGL) dengan Keluarga Tani Satu Halmahera untuk menjalin kerja sama dalam penanaman jarak. PT. BGL adalah perusahaan joint venture 3 negara, yakni Jepang, Thailand dan Indonesia.Jepang sebagai pemegang saham mayoritas.

Penandatanganan kerja sama dilakukan secara langsung oleh Mr. Takayasu Okamoto, Presiden Direktur PT. BGL, dengan perwakilan Keluarga Tani Satu Halmahera, Yasri M Saleh, di kantor pusat PT BGL di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat kemarin.

Dalam kontrak kerjasama disebutkan, PT. BGL akan memberikan bantuan bibit unggul secara gratis kepada Keluarga Tani dan jaminan pembelian semua hasil tani jarak kepyar dengan harga yang stabil. PT. BGL selama ini telah mengoperasikan pabrik pengolahan biji jarak kering menjadi castor oil, yang kemudian diekspor ke beberapa negara.

Sementara Keluarga Tani bertanggungjawab melakukan penanaman, perawatan dan pemanenan.

"Ini adalah upaya solutif bagi petani kita di kala harga kopra dan komoditi andalan Maluku Utara mengalami ketidakpastian harga, yang mengakibatkan keterpurukan Petani. Maka, tanaman jarak yang memanfaatkan lahan tidur dapat memberi alternatif pendapatan bagi petani," ujar Sahrin Hamid, yang juga Ketua DPP PAN ini.

Jarak kepyar atau yang dikenal dengan balacai rambutan, tergolong tanaman yang bandel karena dapat tumbuh dalam kondisi dan cuaca apapun. Di Maluku Utara, jarak rambutan tumbuh liar di mana-mana namun tidak bernilai ekonomis. Nah, dalam kondisi jarak yang sudah memiliki harga saat ini, tentunya akan sangat bermanfaat.

Di sisi lain, dengan keberadaan lahan tidur yang begitu banyak tersebar di Maluku Utara, hal ini akan menjadi produktif jika ditanami jarak rambutan.

Jarak rambutan mengalami masa panen setelah penanaman 4 bulan dan setelah itu, panen terus menerus setiap dua minggu. Sehingga dalam 1 bulan dilakukan panen 2 kali. Satu kali musim panen, bisa 7-8 bulan. Dan pohon jarak dapat diremajakan kembali setelah 4-5 tahun.

Sementara itu, Yasri M Saleh mengatakan saat ini keluarga Tani Satu Halmahera telah melakukan pendataan calon petani dan rencana lahan yang akan ditanami oleh petani.

"Pada Januari nanti diproyeksikan akan mulai dilakukan penanaman. Sementara tanaman percontohan sudah tersedia di atas 15 HA yang tersebar di Halmahera Utara, Morotai dan Kota Ternate," tandasnya. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya