Berita

Walau Membantah, Gita Wirjawan Tetap Diduga Terima Dana Century

RABU, 19 DESEMBER 2012 | 09:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan diduga juga turut menerima aliran dana bailout Bank Century. Berdasarkan penyidikan Polri, PT Graha Nusa Utama (PT GNU) menerima sejumlah dana yang bersumber dari penjualan aset Bank Century.

Direktur Visi Indonesia Akbar Kiahaly menjelaskan, sebagian besar saham PT GNU atau sekitar 55 persen dibeli PT Ancora Land, yang merupakan perusahaan milik Gita Wirjawan.

"Saya sampai saat ini menduga ada keterlibatan PT Ancora dalam hal kasus bailout Bank Century ini," jelas Direktur Visi Indonesia Akbar Kiahaly kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 19/12).

PT GNU diduga digunakan bekas pemilik Bank Century Robert Tantular sebagai penghilang jejak aliran dana Century.

"Jadi saya curiga PT GNU ini hanya tempat pencucian uang. Kita ketahui awal kepemikannya (PT GNU) dimiliki Robert Tantular. Dana mana yang dikelola, ya dana PT Antaboga itu. Yang sampai saat ini tidak jelas bagaimana penyelesaiannya," tegasnya.

Dia menjelaskan, awal pembentukan PT Ancora memang dimaksudkan untuk men-take over perusahaan-perusahaan yang mau jatuh. Tapi tidak sembarang perusahaan.

"Saya sudah baca beberapa literatur perusahaan. Rata-rata perusahaan yang diambil itu perusahaan besar semuanya. Sedangkan informasi yang saya dapat, PT GNU perusahaan yang biasa-biasa saja. Makanya saya curiga PT GNU ini hanya ladang pencucian uang," katanya lagi.

Gita Wirjawan sebelumnya membantah Ancora Land menerima sejumlah dana dari Bank Century. Lewat pesan singkatnya, belum lama ini, Gita menegaskan, Ancora justru mengeluarkan dana untuk pengambil alihan saham perusahaan yang bonafide. [zul]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya