Berita

hatta rajasa

PENGHARGAAN HATTA RAJASA

Proyek MP3EI Memang Harus Melibatkan Investor!

SELASA, 18 DESEMBER 2012 | 10:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Total APBN 2012 sebesar Rp 1.418 triliun. Sedangkan pembiayaan infrastruktur pembangunan proyek dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) mencapai Rp 1.700 triliun.

"Itulah sebabnya kenapa harus melibatkan investor," jelas Ketua Umum Garda Muda Nasional Kuntum Khoiru Basa kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 19/12).

Karena itu tudingan peneliti Indonesia for Global Justice, Salamuddin Daeng, bahwa Menko Perekonomian Hatta Rajasa telah menukar proyek miliaran dollar dalam proyek  MP3EI dengan gelar The First Rank of the Order Diplomatic Service Merit dari Pemerintah Korea Selatan sangat tidak berdasar. Tudingan Salamuddin itu merupakan sentimen pribadi.

"Saya yakin dalam hati yang bersangkutan, sebenarnya bangga dengan sosok Hatta Rajasa. Hanya saja yang bersangkutan malu-malu menyatakannya," jelasnya.

Karena, menurut Kuntum, warga negara Indonesia memang sepatutnya turut berbangga dengan hasil kinerja Menko Perekonomian saat ini. Hatta berhasil menciptakan iklim investasi yang kondusif.

"Banyaknya negara asing yang tertarik berinvestasi di negeri ini juga membuktikan bahwa iklim investasi di negara kita dalam keadaan stabil dan kondusif. Dengan banyaknya investor, diharapkan akan mampu menyerap lapangan kerja dari masyarakat lokal," ungkapnya.

Selama asasnya untuk saling menguntungkan antar negara, sambung Kuntum menambahkan, sah-sah saja pemerintah bekerjasama dengan negara Asing. Karena itu Kuntum menyentil, orang-orang yang suka nyinyir dengan penghargaan dan prestasi yang diterima anak bangsa.

"Salah satu penghambat sulitnya kemajuan negara ini  yakni krn budaya iri masih mengakar di negeri ini. Susah kalau orang lain senang, senang kalau orang lain susah," tandas ketua umum organisasi sayap PAN ini. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya