Berita

ilustrasi

Politik

Permintaan Maaf SBY Tidak Otomatis Pulihkan Elektabilitas Demokrat!

MINGGU, 16 DESEMBER 2012 | 14:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Permintaan maaf kepada rakyat yang disampaikan pendiri sekaligus pembina partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atas perilaku korup sebagian kadernya tidak otomatis berimplikasi instan terhadap kenaikan elektabilitas partai Demokrat yang dari waktu ke waktu kian terjun bebas.

"Terlalu  simpel jika permintaan maaf itu dikaitkan dengan kronisnya penyakit yang sedang diderita  Demokrat," kata Direktur Eksekutif Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Toto Izul Fatah, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (16/12).

Selain sedang menderita penyakit dalam yakni tidak solid dan demoralisasi kader, Demokrat juga mengalami penyakit luar dimana mayoritas publik menganggap Demokrat sebagai partai buruk karena ulah kader dan elitnya.

Belum lagi, SBY sendiri bukan hanya representasi Demokrat yang sedang jeblok tapi juga representasi pemerintahan yang juga sedang terpuruk, yang tentunya berpengaruh kuat bagi jebloknya elektabilitas Demokrat.

"Ini posisi yang tak menguntungkan, sehingga permintaan maaf itu praktis tak berimplikasi elektoral sama sekali kecuali ada kebijakan radikal yang dilakukan oleh SBY," demikian Toto. [dem]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya