Berita

ilustrasi marketing/ist

Bisnis

Membangun Alam Bawah Sadar Kepercayaan Diri Bangsa

RABU, 12 DESEMBER 2012 | 16:54 WIB | LAPORAN:

Indonesia Marketing Day Forum adalah sebuah forum yang bercita-cita melahirkan semangat bersama tentang pentingnya marketing berkarakter Indonesia.

Demikian disampaikan Koordinator The Indonesia Marketing Day Forum, Harlan Sumarsono kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (12/12).

"Gerakan ini adalah yaitu sebuah gerakan subconscious mind atau membangun alam bawah sadar kepercayaan diri bangsa Indonesia yang mampu dan unggul dalam bersaing dengan bangsa lain. Gerakan ini mendorong pelaku bisnis di berbagai sektor seperti manufaktur, perbankan, perkebunan, logistic, transportasi dan UMKM untuk berani keluar kandang dengan bekal kepercayaan diri," tegas Harlan.


Harlan mengatakan, marketing pada prinsipnya adalah alat untuk mendorong agar keuntungan bisa diraih. Orang Indonesia, ungkap Harlan, kerap menyamakan marketing sebagai pemasaran. Orang lupa, marketing adalah suatu proses yang mempertimbangkan quality product, jalur distribusi, aspek sosial budaya, politik dan juga harga, dimana salah satu output-nya adalah sales revenue.

Harlan kemudian menyoroti peran penting Negara dalam proses marketing. Negara, tambahnya, harus berperan agar proses marketing yang dilakukan perusahaan-perusahaan, baik milik pemerintah atau swasta, menjaga etika bisnis termasuk komitmen anti korupsi.

"Selain itu Negara harus mendorong agar proses marketing mempromosikan nilai-nilai Indonesia," tegasnya lagi.

Riset yang dilakukan DR Ahmad Fuad Afdhal dari AFA.Com, di antara negara ASEAN, daya saing global Indonesia terus merosot. Pada tahun 1999, posisi Indonesia berada pada peringkat 37. Kemudian tahun 2007 merosot di peringkat 54. Jauh tertinggal dari Singapura, Malaysia, bahkan Thailand.

Kemiskinan berada pada angka 16, 58 persen, pengangguran sebesar 10,3 persen dari total angkatan kerja dan kelangkaan kesempatan kerja dan pertumbuhan sektor riil yang masih stagnan.

Indonesia Marketing Day Forum diharapkan dapat mendorong penguasaha barang dan jasa buatan dan dari Indonesia meningkatkan kualitas. Ini harus dilakukan agar pelaku bisnis siap menghadapi berbagai tantangan baru. [arp]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya