TelÂkomsel
TelÂkomsel
MA telah mengabulkan perÂmoÂhoÂnan kasasi Telkomsel, terÂkait permohonan pailit yang diajuÂkan PT PJI ke Pengadilan NiaÂga, JaÂkarta Pusat. Perkara itu diÂputus oleh Majelis Hakim AbÂdul Kadir Mappong, Suwardi dan Sultoni, Rabu (21/11). TelÂkomsel pun baÂtal dipailitkan.
Menurut Direktur Utama TelÂkomsel Alex J Sinaga, putuÂsan kaÂsasi MA sudah tepat. Sebab, puÂtusan pailit Pengadilan Niaga, JaÂkarta Pusat dinilai salah alamat.
“Dari awal kami sudah meÂngaÂtakan bahwa putusan pailit ini tiÂdaklah tepat, karena TelÂkomsel tidak memiliki utang-piutang deÂngan PT Prima Jaya InformaÂtika (PJI),†terang Alex kepada RakÂyat Merdeka di acara peraÂyaan 200 Broandband City Telkomsel di Mataram, Nusa TengÂgara BaÂrat, Sabtu (8/12).
Menurut Alex, Telkomsel siap menghadapi tuntutan PK, jika piÂhak PJI atau eleÂmen lain yang tak puas atas puÂtusan kasasi MA.
“Sesuai dengan jalur hukum yang disediakan dalam Undang-Undang, kami siap menempuh jalur konÂtra memori PK, jika itu diÂperlukan,†ucapnya.
Alex menjelaskan, masalah utang-piutang seharusnya ditaÂngaÂni Pengadilan Perdata, buÂkan Pengadilan Negeri Niaga.
“Ini adalah perkara perÂdata kaÂrena adanya wanÂpresÂtasi dan perselisihan soal adanya utang yang dilakukan PJI. Kami meÂngÂÂajukan kasasi ke MA, karena menganggap hakim di PeÂngaÂdilÂan Niaga keliru meÂnerapÂkan huÂkum kepailitan,†tutur Alex.
Alex mengaku masih meÂnungÂÂgu salinan putusan kaÂsasi MA dari Hakim Agung MA atas puÂtuÂsan tersebut. Diharapkan, saÂliÂnan itu putusan bisa segera diÂbeÂrikan.
Kepala Biro Hukum dan HuÂmas MA Ridwan Mansyur meÂmasÂtikan putusan kasasi ini suÂdah sesuai dengan fakta hukum.
“Tidak ada intervensi dalam puÂÂtusan kasasi pailit ini. MA memÂpersilakan jika ada pihak yang tidak puas dalam putusan ini mengajukan PK,†tantang RidÂÂwan kepada RakÂyat Merdeka.
Ridwan mengatakan, salinan putusan pailit masih dalam pemÂberkasan, setelah itu selesai akan segera diberikan untuk dipelaÂjari. “Ya sebelum akhir tahun ini, muÂdah-mudahan bisa segera seÂleÂsai,†katanya.
Kuasa hukum PT Prima Jaya Informatika (PJI) Kanta Cahya mengatakan, akan mempelajari putusan kasasi MA yang meÂngaÂbulkan permohonan TelkomÂsel.
“Setelah kami terima salinan resmi putusan kasasi MA, kami akan mempelajari pertimbangan hukum tersebut. Ya kita lihat saja nanti, “ kata Cahya.
Seperti diketahui, kasus ini berÂÂmula pada 21 Juni 2012, TelÂkomÂsel dituding menghentikan konÂtrak secara sepihak, sehingga meÂruÂgikan distributor voucher isi ulang Kartu PJI senilai Rp 5,3 miliar. Padahal, kerja sama anÂtaÂra TelÂkomsel dan PJI disepaÂkati sejak 1 Juni 2011-Juni 2013.
Pada 14 September, Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta PuÂsat yang dipimpin Agus IskanÂdar memutuskan Telkomsel pailit atas permohonan PJI. Atas puÂtusan tersebut, petinggi TelÂkom dan TelÂkomsel kebakaran jenggot dan mengajukan kaÂsasi. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34