Berita

Anthony Albanese/ist

Dunia

Australia dan Indonesia Perkuat Transportasi Kawasan

SELASA, 11 DESEMBER 2012 | 18:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Perhubungan RI, E.E. Mangindaan, dan Menteri Infrastruktur dan Transportasi Australia, Anthony Albanese, menandatangani nota kesepahaman tentang kerjasama pada sektor transportasi yang telah diperbarui.

Nota itu ditandatangani pertamakali pada 1995. Dalam rilisnya, Menteri Anthony, mengatakan, nota kesepahaman itu sebagai bukti kekuatan hubungan Australia dengan Indonesia, salah satu dari tetangga yang paling erat dan penting.

"Nota kesepahaman yang kami tandatangani hari ini menghadirkan mekanisme formal untuk menerapkan langkah-langkah baru yang disepakati pada September di bawah Paket Bantuan Keselamatan Transportasi Indonesia," katanya, Selasa (11/12).


Dia menambahkan, transportasi adalah prasyarat utama pertumbuhan ekonomi dan pembangungan di kawasan dan di Abad Asia ini. Karena itu sangat penting sistem transportasi aman serta efisien.
 
Langkah-langkah tersebut mencakup pertukaran perwira Basarnas dengan Australian Maritime Safety Authority (AMSA), peningkatan informasi pelacakan kapal, peningkatan komunikasi satelit maritim, latihan SAR tambahan dan diskusi SAR secara teratur.

Setiap tahun, lebih dari satu juta orang melakukan perjalanan antara dua negara. Sementara itu, berjuta orang menggunakan berbagai moda transportasi untuk berkeliling Nusantara yang luas.

Dia sadari, sebagian besar hubungan transportasi laut dan udara Australia melewati Nusantara sehingga Australia mempunyai kepentingan nasional yang jelas dalam menggalang kerjasama dengan Indonesia untuk meningkatkan keselamatan, keamanan dan efisiensi hubungan-hubungan ini. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya