PT Pertamina (Persero)
PT Pertamina (Persero)
“Kita butuh tenaga kerja sekitar 25 ribu dari yang ada saat ini 14 ribu orang. Itu tidak bisa kita ambil fresh graduate saat proyek sedang jalan,†ujar Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.
Terkait kebutuhan sumber daya manusia (SDM) tersebut, Pertamina mengambil dari universitas yang dikelolanya sendiri. Dengan begitu, ketika anak didiknya lulus sudah bisa langsung bekerja.
“Saat ini kita harus investasi dulu, jadi kalau ada proyek besar sudah siap dan sebelum ada proyek kita minta agar mereka magang di tempat partÂner kita yang mempunyai laÂpangan atau kilang yang sama,†jelasnya.
Lebih lanjut Karen mengaÂtakan, saat ini universitas yang dikelolanya baru bisa melayani Pertamina. “Saya masih konÂsen untuk keperluan internal dulu. Tapi tidak menutup keÂmungÂkinan dibuka untuk umum kalau ini jadi besar,†cetusnya.
Terkait investasi yang dikuÂcurkan untuk membuka uniÂversitas tersebut, Karen meÂngÂaku tidak terlalu besar karena dari hasil kerja sama dengan beberapa perusahaan lain.
“Bentuknya itu bukan PerÂtamina bayar konsultan. Tapi kita kerja sama dalam bentuk EOR (Enhance Oil Recovery) seperti halnya dengan PeÂtroÂfex,†kata Karen.
Pertamina meluncurkan PerÂtamina Corporate University seÂbagai sebuah terobosan baru daÂlam pengembangan sumber daÂya manusia (SDM), Jumat (7/12).
Pembentukan Corporate University ini dilatarbelakangi dengan semakin ketatnya perÂsaingan di industri minyak dan gas (migas) dan dalam upaya mencapai misinya sebagai perusahaan kelas dunia.
Selain itu, Pertamina berniat membangun Pertamina Tower di kawasan Jakarta, yang diÂharapÂkan menjadi simbol keÂbanggaan perusahaan minyak negara.
Direktur Perencanaan InÂvestasi dan Manajeman Resiko Pertamina Afdal Bahaudin mengatakan, tower tersebut rencananya akan dibangun di wilayah Jakarta dengan keÂtinggian 100 lantai lebih. SeÂmentara untuk sumber penÂdanaan akan diambil dari kas internal dan dana pinjaman.
“Nilai investasinya belum bisa kita perkirakan. Nanti kalau digembor-gemborkan banyak makelar tanah dan ini itu,†ujar Afdal. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34