Berita

andi mallarangeng/ist

Politik

Andi Mallarangeng Sudah Berikan Standar yang Tegas untuk Pejabat Korup

SABTU, 08 DESEMBER 2012 | 09:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Untuk kasus di Indonesia, preseden pengunduran diri Andi Mallarangeng adalah suatu hal yang baru dan patut diapresiasi. Banyak pejabat di Indonesia yang jadi tersangka korupsi tidak tahu malu, sudah dipaksa mundur masih berkilah belum ada putusan pengadilan yang inkrah.

Psikolog politik, Hamdi Muluk, meminta para pejabat lain yang saat ini tersangkut dugaan korupsi mencontoh apa yang dilakukan Andi.

"Paling tidak bagi kita standarnya sudah jelas karena tindakan Andi ini. Mereka yang jadi tersangka korupsi harus mundur," tegasnya, dalam wawancara jarak jauh dengan Rakyat Merdeka Online, kemarin malam.


Beberapa tokoh politik yang ramai dibicarakan karena dugaan korupsi, seperti Boediono dan Anas Urbaningrum, setidaknya nanti menerapkan standar yang sama.

"Tersangka harus mundur dari jabatan. Ya, tergantung dari tingkat kepekaannya terhadap rasa malu dan tanggung jawab publik," ucapnya.

"Kalau Anas nanti bisa juga dibuktikan sama KPK, sepatutnya mundur. Tapi soal Boediono saya nggak yakin KPK bisa mencarikan bukti (dalam Centurygate) karena kasusnya beda, bukan korupsi langsung tapi debat kebijakannya," ungkapnya.

Saat ini kedua pejabat politik itu belum pantas untuk mundur. Keterlibatan mereka di kasus masing-masing masih abu-abu dan aparat hukum belum jelas menyatakan status bersalah. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya