Berita

PT Isuzu Astra Motor Indonesia

Otomotif

Telan Invetasi Rp 1,5 T, Isuzu Bangun Pabrik Di Karawang

Genjot Penjualan Truk Di Indonesia
SABTU, 08 DESEMBER 2012 | 08:04 WIB

.Untuk memperkuat bisnis otomotif nasional, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (Isuzu) menyiapkan investasi sebesar Rp 1,5 triliun untuk membangun pabrik baru di kawasan industri Karawang, Jawa Barat.

Isuzu juga akan menggenjot penjualan kendaraan niaga jenis truk di pasar mobil nasional. Me­nurut Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia Yohannes Nangoi, Isuzu di Indonesia su­dah dikenal dengan kendaraan jenis truk yang tangguh. Untuk itu, pi­haknya, ingin fokus pada jenis kendaraan tersebut.

“Bukan hanya di Indonesia, di dunia internasional pun Isuzu masih nomor satu di kelas truk. Kami sangat percaya diri, brand Isuzu mampu meraih angka pen­jualan terbaik di kelasnya,” ujar Yo­han­nes kepada wartawan di acara workshop otomotif di Ban­dung, Jawa Barat, Minggu (1/12).

Yohannes menyatakan, Isuzu siap menghadapi persaingan oto­motif tahun 2013, yang diramal­kan akan menjadi tahun yang cu­kup sulit bagi para Agen Peme­gang Merek (APM) akibat ter­ganjalnya beberapa isu regulasi terkait industri otomotif.

“Tahun depan, kami telah me­nyiapkan beberapa strategi pen­jua­lan. Di antaranya, melakukan in­vestasi sebesar Rp 1,5 triliun mem­bangun pabrik baru di Ka­ra­wang. Pabrik ini untuk me­macu penjualan Isuzu dengan ka­pasitas pabrik yang lebih be­sar,” ung­kapnya.

Dengan adanya ekspansi pab­rik tersebut, kapasitas produksi Isuzu akan mencapai 80.000 unit per tahun. Pabrik baru dibangun karena permintaan terhadap pa­sar jenis truk terus meningkat.

“Pabrik baru itu akan mem­pro­duksi sebanyak 80.000 unit se­luruh produk Isuzu, teru­ta­ma jenis kendaraan niaga,” tu­tur Yohannes.

Sampai saat ini, kapasitas pr­o­­duk­si Isuzu Elf sekitar 1.700 sam­pai 1.900 unit per bulan, dan akan terus ditingkatkan men­jadi 2.000 unit per bulan. Peningkatan itu di­la­kukan un­tuk memenuhi per­min­taan pa­sar jenis kendaraan niaga yang te­rus meningkat, terutama di sek­­tor perkebunan.

Sementara untuk kapasitas pabrik Isuzu di Pondok Ungu, Bekasi, produk kendaraan niaga Isuzu Giga hanya memproduksi rata-rata 300 sampai 350 unit per bulan, masih di bawah permin­ta­an pasar yang mencapai 400 hingga 450 unit per bulan.

Sampai Oktober 2012, Isuzu ber­hasil membukukan penjualan truk sebanyak 119.466 unit atau naik sekitar 15 persen dari pen­jua­lan tahun lalu mencapai 121.825 unit. Isuzu menargetkan, hingga akhir tahun, penjualannya mencapai 145.000 unit.

Untuk ekspansi pasar hingga tahun 2013, Isuzu telah menyi­ap­kan berbagai produk baru sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Di antaranya, varian N-Series sebanyak 6 varian baru, untuk F-Series disiapkan 8 seri baru, dan varian E/C Se­ries 3 varian baru.

“Produk ini akan diluncurkan pada awal 2013. Secara kese­lu­ru­han, penjualan kendaraan Isu­zu pa­da semua segmen naik 23 per­sen dibanding tahun lalu,” ung­kap­ Yohannes.

Isuzu juga akan memperluas jaringan penjualan di Indonesia, dengan menambah sekitar 88 dealer, 170 bengkel resmi dan 1.600 bengkel.

“Dengan jaringan luas, Isuzu optimis bisa menjadi pemain uta­ma di pasar kendaraan ko­mer­sial Indonesia pada 2015. Mes­kipun ta­hun depan, akan banyak hal yang dikhawatirkan mengganggu pasar otomotif, kami tetap op­ti­mis mampu me­lewatinya,” ka­tanya. [Harian Rakyat Mereka]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya