Berita

Marsekal Pertama Azman Yunus/ist

SENGKETA TANAH

Kadispen TNI AU: Kami Siap Dibawa ke Jalur Hukum, Anak Buah Saya Rekam Semua

SELASA, 04 DESEMBER 2012 | 14:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

TNI AU membantah telah melakukan kekerasan yang berlebihan kepada keluarga Kapten TNI AD (Purn) Suwarno saat melakukan pengosongan paksa lahan di Jalan Raya Pondok Gede no. 39 RT002/001 Kelurahan Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Azman Yunus, mengatakan, kekerasan justru diawali dari tindakan menantu Suwarno yang bernama Heri Wibowo berpangkat Sersan Mayor TNI AD aktif. Dia juga pastikan tidak ada pemukulan terhadap Suwarno yang sudah lanjut usia.

"Ada kekerasan dari anak mantu Suwarno kepada petugas Lanud Halim Perdanakusuma termasuk Danpom AU. Saat dijelaskan dasar pengosongan, Sersan Mayor itu memukul Danpom yang berpangkat Letnan Kolonel. Itu fatal," tegas Azman Yunus kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 4/12).


Dia jelaskan, dalam kemiliteran sangat fatal akibatnya jika seorang bintara melawan dan bahkan memukul perwira.

"Sangat fatal. Pemukulan itu ada dan semua kami rekam. Saya perintahkan anak buah saya untuk rekam semua kejadian. Kami siap dibawa ke jalur hukum dan kami punya buktinya siapa yang lakukan kekerasan lebih dulu," tegasnya.

Saat dihubungi beberapa saat lalu, kuasa hukum keluarga Suwarno, Safriadi, memastikan aparat AURI yang melakukan penganiayaan terhadap Kapten TNI AD (Purn) Suwarno dan Serma TNI AD Heri Wibowo, akan dipersoalkan ke Pusat Polisi Militer TNI. [ald]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya