Berita

Tokobagus.com

Bisnis

Maraknya Perdagangan Satwa Liar

JUMAT, 30 NOVEMBER 2012 | 07:31 WIB

Maraknya perdagangan satwa liar dan dilindungi di dunia maya menjadi perhatian khusus dari Tokobagus.com, situs jual beli terbesar di Indonesia, bersama-sama sejumlah lembaga non pemerintah bertekad melakukan penyelamatan dan pencegahan satwa liar langka yang kini banyak diperjualbelikan secara online.
 
Ichwan Sitorus, PR Manager Tokobagus.com menjelaskan kendati memberikan ruang seluasnya untuk jual beli dan bertransaksi di dunia maya, pihaknya tidak menoleransi adanya perdagangan satwa langka.
 
“Kami mendukung gerakan lembaga nonpemerintah untuk menyelamatkan satwa langka dan satwa liar yang kini marak diperjualbelikan secara online,” katanya, di kantor Tokobagus.com usai menggelar pertemuan dengan sejumlah perwakilan dari beberapa lembaga non pemerintah Rabu (28/11/2012).
 

 
Tokobagus.com bersama sejumlah lembaga swadaya masyarakat berkomitmen untuk memerangi perdagangan satwa langka melalui internet. Ini juga merupakan salah satu kepedulian dan upaya penyelamatan satwa langka dari kepunahan.
 
Beberapa lembaga yang berkomitmen dalam gerakan ini di antaranya Wildlife Conservation Society (WCS), Profauna Indonesia, Mata Satwa dan  Burung Indonesia. Mereka sepakat saling bertukar informasi jika mengetahui adanya praktek perdangan satwa yang dilindungi tersebut untuk ditindaklanjuti oleh penegak hukum.
 
"Kita akan saling tukar pengalaman dan informasi, mengingat perdagangan satwa liar via internet merupakan modus baru, sehingga perlu sinergi berbagai pihak," ungkap Irma Hermawati dari ProFauna Indonesia.
 
Ichwan mengatakan Tokobagus.com bersama lembaga-lembaga  tersebut mendukung upaya penyelamatan satwa liar yang dilindungi dan sumber daya alam hayati beserta ekosistemnya. Dia juga mengajak semua pihak untuk menjaga lingkungan, alam dan seisinya, agar tetap lestari. (ry)

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya