Berita

demo tolak pelecehan gus dur/rmol

Politik

PELECEHAN GUS DUR

Kini, Semua Tergantung pada Sutan...

KAMIS, 29 NOVEMBER 2012 | 12:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pendiri Demokrat, Sutan Bhatoegana, bukan sekedar memfitnah tapi juga sudah memutarbalik fakta tentang sejarah lengsernya Abdurrahman Wahid pada 2001. Meski tidak spesifik menyebut Gus Dur dilengserkan karena Buloggate dan Bruneigate, tapi mindset Sutan adalah Gus Dur dilengserkan karena tidak bersih alias korupsi.

Hal itu yang juga dijelaskan Jubir Presiden era KH Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi, kepada Komisi Pengawas Partai Demokrat saat dirinya diminta keterangan oleh lembaga itu di Menara Sudirman, Jakarta, kemarin.

"Keyakinan Sutan bahwa Gus Dur dilengserkan karena korupsi kan terus dikatakan di mana-mana. Sebetulnya ini yang memicu kemarahan masyarakat, terutama kaum Nahdliyin," ucap Adhie kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Kamis, 29/11).


"Makanya, ketika mereka meminta saya untuk berperan aktif membantu meredakan gejolak ini, saya katakan, itu tergantung dari sikap Sutan sendiri. Kalau dia terus membantah dan bahkan menyalahkan saya, mana bisa (kemarahan Nahdliyin) itu diredam," jelas koordinator Gerakan Indonesia Bersih ini.

Adhie Massardi menolak gaya "orang-orang SBY" yang kerap membalas kritik terhadap pemerintah dengan cara menyerang pribadi si pengeritik. Adhie juga menolak cara-cara mengangkat kesalahan pihak lain yang lebih besar, dan cara memutar balik fakta.
 
"Tapi kali ini Sutan tidak dibekali pengetahuan yang benar soal pemerintahan Gus Dur. Makanya, ketika menyerang pribadi saya dengan mengatakan pemerintahan Gus Dur yang katanya juga tidak bersih, ternyata salah dan menuai badai kemarahan rakyat," tutupnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya