Berita

Bisnis

DJSN Sambut Baik Usulan Wakil Menteri untuk BPJS Diangkat

RABU, 28 NOVEMBER 2012 | 21:07 WIB | LAPORAN:

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) nampaknya harus benar-benar berkonsentrasi melaksanakan berbagai rancangan dan simulasi peraturan pemerintah dan rancangan peraturan presiden selama masa transisi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Namun, mengingat luasnya aspek yang  mesti ditangani Kemenakertrans, pemerintah pun diimbau mengangkat Wakil Menteri Tenaga Kerja yang khusus mengkoordinir regulasi BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana dilakukan Kementerian Kesehatan untuk BPJS Kesehatan.
 
“Memang kami mendorong berbagai regulasi dalam bentuk Permen/Perpres segera dibuat agar  BPJS Ketenagakerjaan bisa beroperasi pada 1 Juli 2015,” kata Anggota Dewan Sistem Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Bambang Purwoko yang dihubungi di Jakarta, Rabu (28/11).
 

 
Sejauh ini, lanjut Bambang, untuk BPJS Kesehatan yang disyaratkan beroperasi pada 1 Januari 2014 sudah tidak ada masalah, karena draft yang dibuat tinggal menunggu pengesahan dari presiden.  “Memang disitu (BPJS Kesehatan) yang bertindak sebagai  koordinator pembuatan regulasi adalah Wakil Menteri Kesehatan. Karena DJSN sifatnya hanya memberi pertimbangan, pengawasan dan monitoring,” terangnya.
 
Bambang pun berharap pemerintah, dalam hal ini Kemenakertrans, untuk lebih serius dalam menelurkan berbagai rancangan dan simulai Perpres maupun Permen yang nantinya menjadi regulasi dalam pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan.   Apalagi,  Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi nantinya akan merancang sedikitnya 12 aturan pelaksana untuk operasionalisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. “Saya pikir masih ada waktu satu setengah tahun dan sudah menjadi tugas Kemenakertrans dalam membuat berbagai regulasi yang nantinya  dipergunakan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Guru Besar Universitas Pancasila ini.
 
Sejumlah hal krusial sendiri, lanjut Bambang, terkait juga dengan masalah penentuan besaran iuran program pension yang merupakan program baru dalam BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi, prinsipnya dalam program pensiun mesti ada jaminan keberlangsungan program itu sendiri.
 
Sementara  itu, menanggapi  perlunya dibentuk Wakil Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang khusus berkonsentrasi dalam pembuatan regulasi BPJS Ketenagakerjaan, Bambang mengungkapkan, prinsipnya DJSN mendorong Kemenakertans agar regulasi yang diperlukan bisa cepat ditelurkan dan memiliki kapabilitas yang baik. “Kalau perlu dibentuk Wakil Menteri yang mengurusi regulasi dalam masa transisi ini baik juga seperti dilakukan dalam BPJS Kesehatan,” katanya. [wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya