Berita

ist

Politik

Sutan: Saya Tidak Salah, Saya Difitnah!

RABU, 28 NOVEMBER 2012 | 12:55 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

. Politikus Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana hari ini (Rabu, 28/11) memenuhi panggilan Komisi Pengawas Partai Demokrat terkait pernyataannya soal presiden ke IV RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur yang dianggap melecehkan oleh paa pecinta Gus Dur.

Dalam keterangannya kepada wartawan, politisi partai Demokrat itu menyatakan jika dirinya sama sekali tak berniat sedikitpun menghina Gus Dur dan menegaskan jika dirinya difitnah.

"Pernyataan saya juga di dialog-dialog itu awalnya selalu saya katakan kita harus menghormati semua pemimpin kita yang lalu" jelasnya saat ditemui wartawan seusai pemeriksaan di Wisma Sudirman, Jakarta.


Menurutnya, ada segelintir pihak yang coba memainkan pernyataannya supaya seakan-seakan terlihat seperti yang terjadi sekarang ini.

"Tapi ada seseorang yang menyebarkan fitnah ini. Saya tidak salah. Saya kena fitnah. Itu aja yang saya bilang." tegasnya

Ia juga menyatakan tunduk kepada apapun hasil keputusan dari komisi pengawas.

"Selanjutnya saya serahkan kepada komisi pengawas, yang nanti menyarankan saya untuk apa, saya tunduk" demikian Ketua Komisi VII itu.

Pernyataan yang menjadi polemik selama beberapa hari belakangan disampaikan Sutan saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk "Pembubaran BP Migas untuk Kemakmuran Rakyat?" yang digelar di lobi Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11). Dalam kesempatan itu Sutan disebut-sebut menghina dan melecehkan Gus Dur dan warga Nahdliyin karena menyebut Presiden Gus Dur dilengserkan karena terlibat korupsi Buloggate dan Bruneigate. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya