Berita

ilustrasi

Politik

Maarif: Setgab Pendukung SBY-Boediono Sudah Mati!

RABU, 28 NOVEMBER 2012 | 10:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sekretariat Gabungan Parpol Pendukung Pemerintahan SBY-Boediono sudah mati seiring kondisi kenegaraan yang tidak menentu.

Hal itu dikatakan politisi senior yang pernah menjabat Wakil Ketua DPR, Zaenal Maarif,  Selasa (28/11).

"Setgab sudah mati dengan kondisi kenegaraan yang makin tidak menentu dan makin dekat Pemilu 2014. Yang dilihat rakyat sekarang adalah bagaimana sikap parpol terhadap persoalan-persoalan bangsa," ujar Maarif kepada Rakyat Merdeka Online.


Belakangan ini Zaenal melihat praktik sandera menyandera antar parpol di DPR. Namun, rakyat sudah tidak mau tahu lagi fenomena saling sandera itu, apalagi tentang eksistensi Setgab yang dibentuk setelah megaskandal Bank Century menonjol ke publik pada 2009.


"Rakyat menganggap Setgab sebagai benalu yang melemahkan rakyat. Partai politik yang masih bicara tentang Setgab akan sulit mendapat suara yang signifikan dalam Pemilu dan Pilpres," tandasnya.

Kritik terhadap Setgab sudah sering terlontar dari mulut anggotanya sendiri. Beberapa bulan lalu, Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto, bahkan menilai, keberadaan Setgab sudah tidak mampu lagi memberi manfaat bagi partai-partai yang ada. Selama dibentuk, Setgab tidak membawa kemajuan dan membawa manfaat bagi partai.

Pendapat senada dilontarkan politisi Partai Golkar Hadjrianto Tohari. Dia menilai, Setgab sudah tinggal nama. Suaranya tinggal sayup-sayup dan tidak ada nilai strategisnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya