Berita

SENGKETA TANAH

Mencekam, Kabarnya Bakal Ada Mobilisasi Pasukan Besok Pagi

SELASA, 27 NOVEMBER 2012 | 19:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pembiaran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) atas kasus sengketa tanah yang terletak di Jalan Raya Pondok Gede no. 39 RT002/001 Kelurahan Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi, mengakibatkan ketegangan kian menjadi.

"Info yang saya terima, besok pagi akan ada mobilisasi pasukan oleh AURI untuk pembongkaran," kata pihak keluarga pengelola lahan, Coki Lubis, kepada wartawan, Selasa (27/11).

Tanah yang digarap oleh keluarga Ibu Sri Sumarni sejak 1978 berstatus Tanah Negara Bebas itu diancam pembongkaran oleh pihak AURI. Ancaman pembongkaran dilayangkan sejak 2008. Saat itu, sebagian lahan sempat dibongkar. Namun, ada keberatan dari suami Sri Sumarni, Kapten (Purn) TNI AD Suwarno, yang terpaksa menggunakan link angkatan darat.


"Sekarang beberapa orang anggota TNI AD kembali siaga di lokasi untuk mengamankan TKP yang statusnya sengketa," ucap Coki beberapa saat lalu.

Coki katakan, sebelumnya Danlanud Halim Perdanakusuma sudah dikirimi surat oleh kuasa hukum keluarga Sri Sumarni (pemilik tanah) agar menempuh jalur hukum, bukan mobilisasi pasukan. Ketakutan BPN Bekasi untuk memediasi sengketa ini kembali menyebabkan ketegangan di lokasi.

"BPN Bekasi cenderung lepas tangan, enggan melakukan mediasi, karena yang dimediasi adalah instansi AU," ungkapnya.

Pihak Sri Sumarni sudah bertahun-tahun mengajukan permohonan hak milik ke BPN Bekasi, namun disanggah oleh Danlanud Halim. Sanggahan tersebut atas dasar Hak Pakai nomor 04/1977 yang hingga kini sertifikat aslinya belum bisa diperlihatkan. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya