Berita

timnas indonesia

Olahraga

Garuda Harus Tetap Membumi

Piala AFF: Indonesia vs Laos
MINGGU, 25 NOVEMBER 2012 | 08:33 WIB

.Pelatih timnas Indonesia, Nil­maizar menyatakan, sepakbola bukan  matematika. Karena itu, meski Indonesia sering menang lawan Laos, Bambang Pamung­kas Cs tak boleh menganggap enteng Laos.

Indonesia dan Laos akan bertemu  di par­tai perdana  Grup B Piala AFF hari ini Minggu (25/11). Laos di Grup B ini boleh di­­bi­lang masih dibawah Malay­sia, Sing­apura dan Indonesia. Mere­ka juga lolos ke Piala AFF dari jalur kualifikasi. “Bukan tidak mungkin di grup ini Laos men­jadi kuda hitam. Kita harus me­was­pa­dainya dan harus konsen­trasi tinggi,” ujar  Nil.

Bekas pelatih Semen Padang ini benar. Laos pernah memper­malukan Indonesia di SEA Ga­mes 2009. Saat itu, Indonesia di­bekuk 2-0. Kekalahan itu men­jadi tragedi memalukan bagi In­donesia. Karena, sepanjang seja­rahnya, Indonesia selalu menang besar atas Laos.

Pada Piala AFF 2004 dan 2010 misalnya, Indonesia menang dengan skor sama atas Laos: 6-0. Pelatih Nil Maizar ingin Mai­zar ingin mengulangi itu disertai kewaspadaan tinggi.

Ten­tang kondisi pemainnya, Nil mengatakan, semuanya fit, ke­cuali Van Beuke­ring yang kon­disinya kondisinya 70 persen.

Pemain naturalisasi asal Be­lan­da ini, menderita cedera pung­­gung, diduga akibat kelebi­han berat badan. “Tapi kita lihat saja besok,” kata Nil.

Indonesia juga diuntungkan karena bisa memainkan pemain naturalisasi asal Belanda ketu­runan Bukitinggi-Ambon, Ra­phael Eduardo Maitimo.“Hari ini (kemarin) paspor Maitimo su­dah oke,” ujar Nil­maizar.

Dengan begitu pemain yang musim lalu memperkuat  Bali Devata itu bisa dimasukkan ke­dalam skuat 22 pemain inti.

Pelatih Laos Kokichi Kimura mengatakan, dia tidak terlalu mengetahui  kekuatan Tim Indo­ne­sia. “Saya hanya melihatnya di televisi. Tapi mereka tim bagus. Pertandingan ini pasti menarik,” kata Kimura.

Pada pertandingan pertama di Bangkok, kemarin, tim favorit Vietnam ditahan imbang Myan­mar 1-1. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya