Berita

joko widodo/ist

Nusantara

Penyelesaian Persoalan di DKI Tak Semudah Membalik Telapak Tangan

SABTU, 24 NOVEMBER 2012 | 14:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tiap tahun harus ada kemajuan dalam penanganan masalah kota Jakarta. Seperti masalah banjir, setiap tahun harus ada kemajuan hingga lambat laun banjir tidak lagi hinggap di Jakarta.

Rilis yang disebar Diskominfomas Provinsi DKI Jakarta, menyebutkan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sudah memiliki konsep penanganan berbagai persoalan dan akan disinkronkan dengan konsep yang dimiliki Dinas-dinas DKI Jakarta.

Memang, Gubernur terlihat lebih sering berkeliling kampung kumuh untuk mengatahui permasalahan yang ada sehingga bisa memutuskan langkah apa yang akan diambil untuk penyelesaiannya. Peninjauan langsung ke lapangan tersebut untuk mengetahui hal apa saja yang dapat segera dikerjakan. Masyarakat Jakarta perlu disegarkan dengan tindakan-tindakan lebih konkret dan cepat. Apalagi, APBD 2012 tinggal hitungan hari akan berakhir.


Namun tidak itu saja. Jokowi juga menemui Menteri BUMN dalam menangani masalah kemacetan, selain itu juga dibicarakan masalah lintasan KAI yaitu penataan pemukiman kumuh yang ada di kanan-kiri rel. Permasalahan kawasan kumuh harus segera ditata. Ruang terbuka hijau, kampung dengan drainase yang baik, kampung yang punya septitank, dan kampung yang ada di ruang publik, serta yang ada ruang ekonominya. Sebuah perkampungan yang layak, nyaman dan sehat untuk dihuni.

Sementara untuk mengatasi masalah banjir Pemerintah DKI Jakarta menjalin sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Penanganan masalah banjir tidak bisa semudah membalik tangan langsung berubah semua, dan tidak bisa diatasi dalam waktu satu atau dua hari.

Menurut Jokowi, salah satu kunci untuk penyelesaian segudang permasalahan kota Jakarta adalah bekerjasama dengan para SKPD, dan selaku Gubernur, Joko Widodo beserta wakilnya Basuki tidak khawatir dengan penilaian sejumlah pihak yang menyatakan kesulitannya membina konsolidasi ke dalam birokrasi Pemprov DKI.

Secara umum Gubernur DKI Jakarta melihat bahwa seluruh SDM yang dimiliki Pemprov DKI ini cukup profesional dan tidak perlu diragukan lagi. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya