ilustrasi, daging
ilustrasi, daging
Ketua Asosiasi Pedagang DaÂging Indonesia (APDI) Asnawi mengaÂtakan, keberadaan badan tersebut sudah sangat mendesak. Apalagi kelangkaan daging yang terjadi saat ini sudah sangat mengÂkhawatirkan.
“Badan tersebut fungsinya seÂperti Bulog. Jadi ketika dalam neÂÂgeri kekurangan pasokan, baÂdan itu bisa langsung melakuÂkan opeÂrasi pasar (OP) untuk menstaÂbilkan harga,†kata AsÂnawi kepaÂda Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin.
Dia pun membandingkan, peÂmerintah tidak bisa berbuat apa-apa terkait kelangkaan pasokan daÂging di dalam negeri saat ini. Hal itu berbeda jika terjadi keÂlangkaan beras, pemerintah langÂsung melakukan operasi pasar untuk menekan harga dan itu ada Bulog yang mengatur.
Namun, ketika daging yang mengalami kelangkaan, pemerinÂtah terkesan tidak bisa menganÂtiÂsipasi. “Kondisi ini sangat meÂrugikan pedagang, karena hargaÂnya mahal dan pembelinya tidak ada,†jelas Asnawi.
Wakil Menteri Pertanian RusÂman Heriawan meÂngatakan, meÂngatasi adanya indiÂkasi spekulasi importir sehingga menyebabkan minimnya pasokan daging sapi belum bisa dilakukan melalui meÂkanisme kendali Bulog.
Ia mengatakan, menekan perÂsoalan daging sapi dengan keÂtenÂtuan harga pokok pemerintah (HPP) belum menjadi prioritas baÂgi karena penanganan Bulog itu untuk bahan pangan yang sifatnya jangka panjang.
“Masalah daging sapi ini tidak lama dan akan kembali normal, berbeda dengan pangan yang lain karena sangat krusial. Kalau daÂging langka, masyarakat bisa maÂkan yang lain seperti kedeÂlai,†ujar Rusman.
Di samping itu, dia juga meÂmanÂdang Bulog akan kewalahan jika harus menangani daging sapi juga. Sebab, pemerintah masih bisa menangani dengan segera.
“Kasihan, kepayahan Bulog nanti karena di sana (daging saÂpi) ada urusannya dengan keseÂhatan, jaminan segala macam. Untuk seÂkarang itu belum mungkin,†kata bekas Kepala Badan Pusat StaÂtistik (BPS) itu.
Rusman meÂmastikan, secara umum ada perÂmainan importir dalam permaÂsaÂlahan langkanya daging sapi ini, termasuk seÂjumlah intrik perÂmainan di daÂlamnya untuk meÂnaikkan harga. “Itu kita sudah taÂhu lah, sudah rahasia umum,†tegasnya.
Akibat kelangkaan daging ini juga, Menteri BUMN Dahlan IsÂkan meminta BUMN peterÂnakan, yakni PT Berdikari (PerÂsero) tiÂdak lagi berbisnis di luar bisnis inti (core business). Kata Dahlan, dengan adanya krisis daging diÂperlukan BUMN yang andal di sektor peternakan.â€Intinya saya minta Berdikari tidak boleh lagi berbisnis mebel dan bisnis asuÂransi,†tekan Dahlan. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34