Berita

Andrea Dovizioso

Olahraga

Dovi Belum Nyatu Sama Motor Ducati

MotoGP
SABTU, 24 NOVEMBER 2012 | 08:02 WIB

.Pasca melakoni tes dengan tunggangan anyarnya Ducati pekan lalu, Andrea Dovizioso mengaku belum bisa menggali potensi yang dimiliki pabrikan motor asal Italia itu.

Mulai mu­sim depan, pebalap yang akrab dipanggil Dovi ini akan mem­bela Ducati. Bekas pebalap Rep­sol Honda ini di­proyeksi­kan menggantikan posisi Va­lentino Rossi yang kembali hi­jrah ke Yamaha.

Pada tes yang dilakukan sir­kuit Valencia, Spanyol, Dovi mam­pu melahap sekitar 40 pu­taran. Sebelumnya, pebalap asal Italia ini sempat kesulitan men­jinakan tunggangan baru­nya karena kondisi trek dingin dan basah akibat hujan.

“Ketika anda tidak mampu menggeber motor hingga mak­simal, anda memiliki banyak pertanyaan dan saya tidak mam­pu menggeber motor seperti itu,” ungkap Dovi yang musim ini membela Yamaha Tech 3.

“Perubahan sangat besar dan mengejutkan seperti ketika saya pindah dari Honda ke Ya­maha. Namun seperti biasanya ada poin bagus dan buruk, tapi semuanya masih baru sangat su­lit untuk mengerti dalam jang­ka waktu yang pendek,” sambungnya.

Selama tiga musim terakhir, motor Ducati memang terkenal sulit dikendalikan. Terbukti da­ri 35 kali balapan yang dila­koni Rossi bersama Ducati, The Doc­tor hanya mampu meraih tiga kali podium.

Meski finis di peringkat enam pada tes terakhir di Va­lencia, Dovi merasa kondisi trek tidak cukup ideal untuk melakukan penilaian mengenai penampilan motor Ducati se­cara keseluruhan.

Pekan depan, Dovi akan kem­bali melakukan tes di Je­rez. Dia pun berharap cuaca lebih bersahabat di Spanyol.

“Anda ingin mengubah ba­nyak hal tapi ini bukan momen tepat untuk melakukan itu,” jelas Dovi.

“Kami membutuhkan cuaca yang bagus untuk mengerti potensi dari motor. Masih ter­lalu dini untuk melakukan per­bandi­ngan. Kekuatan sangat besar dan manuver motor lebih baik ketim­bang Yamaha, tapi sulit untuk menilai dalam wak­tu yang pen­dek,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya