Berita

Gatot-Tengku/ist

Gatot Pujo Nugroho-Tengku Ery Nuradi Menang Sementara Pilgub Sumut

KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 18:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Ery Nuradi untuk sementara diprediksi bakal memenangi Pemilukada Sumatera Utara. Hasil survei terbaru Media Survei Nasional (Median) menyebut dukungan terhadap pasangan yang diusung PKS itu mengungguli empat kandidat lainnya.

"Pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Ery berhasil meraih dukungan sebesar 31,2 persen," jelas Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/11). Survei yang dilakukan pada 17- 19 November 2012 itu menggunakan metode multistage random sampling, melibatkan 1.500 responden di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan Margin of Error 2.53 persen.

"Pemilih yang belum menentukan pilihannya, alias pemilih mengambang sebesar 16,7 persen," imbuh Rico.

Median mendapatkan beberapa temuan terkait tingkat  popularitas dan elektabilitas para pasangan kandidat, serta  tingkat soliditas dukungan konstituen parpol pendukung pasangan. Untuk tingkat popularitas, hasil survei menunjukkan keunggulan sementara pasangan Gatot Pujo Nogroho -Tengku Ery Nuradi dengan raihan 76,5 persen.

"Raihan ini jauh mengungguli empat pasangan lainnya yaitu Amri Tambunan-RE. Nainggolan sebesar 54,4 persen, Gus Irawan-Soekirman sebesar 52,9 persen, Chairuman Harahap-Fadly Nurzal sebesar 47,4 persen, dan Effendy Simbolon-Jumiran Abdi  dengan 41, 5 persen," beber dia.

Sedangkan dari sisi elektabilitas para pasangan calon, hasil survei menyebutkan, jika Pemilukada Sumatera Utara digelar hari ini maka pasangan Gatot Pujo Nogroho dan Tengku Ery Nuradi mengungguli pasangan keempat pasangan lainnya. Namun Rico melanjutkan, bahwa dinamika politik masih sangat tinggi, sehingga masih mungkin mengubah posisi setiap pasangan saat ini.

Selain itu, hasil survei juga menemukan indikasi menyangkut tingkat soliditas dukungan konstituen parpol pendukung pasangan pada Pemilukada Sumut. Median menemukan bahwa PKS dan Partai Gerindra sebagai partai dengan tingkat kesolidan konstituen tertinggi untuk mendukung pasangan calon rekomendasi partai. 

"Tingkat kesolidan konstituen PKS sebesar 72,5 persen sebagai partai pengusung pasangan Gatot Pujo-Tengku Ery. Kemudian, disusul oleh Partai Gerindra yang mengusung Gus Irawan-Soekirman sebanyak 52,5 persen. Sedangkan Partai Demokrat yang mengusung pasangan Amri Tambunan - RE. nainggolan hanya sebesar 48,5 persen," ulas Rico Marbun. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya