Berita

demo pmi/ist

PMI: Petinggi Telkom Makan Uang MPLIK

KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 16:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wujud nyata Indonesia sebagai negara hukum belum dapat dirasakan oleh masyarakat. Sikap pembiaran aparat penegak hukum terhadap berbagai perilaku tindak pidana korupsi semakin memperparah semangat dan arah penegakan hukum itu sendiri.

Persatuan Mahasiswa Indonesia (PMI) menyesalkan, tidak sedikit lembaga negara atau BUMN yang dihinggapi perilaku korup. Tidak terkecuali apa yang terjadi di tubuh PT Telkom dan anak perusahaannya, Telkomsel.

"Arief Yahya (saat ini Dirut PT Telkom), sewaktu masih menjadi salah satu direktur di tubuh PT. Telkom tahun 2010, terindikasi memakan uang muka untuk Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) sebesar Rp 30 miliar," ujar jurubicara mahasiswa, Jamaludin, dalam rilis kepada wartawan.


Siang tadi, lanjutnya, massa PMI mendatangi gedung Kejaksaan Agung menanyakan kepada lembaga itu soal kasus MPLIK. Program MPLIK adalah program yang diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Pada 2010 tendernya mayoritas dimenangkan oleh PT Telkom, saat itu Arief Yahya sebagai  salah satu direktur di dalamnya, dan sedang memimpin PT Geosys yang ditugaskan untuk menjalankan program MPLIK.

Jamaludin menerangkan, Arief Yahya tidak sendirian dalam menjalankan program, namun menggandeng PT Metra yang saat itu dirutnya adalah Alex Sinaga (sekarang Dirut Telkomsel).

PMI menuntut penetapan Arief Yahya dan Alex Sinaga sebagai tersangka dalam dugaan kasus kasus program MPLIK. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya