Berita

natalius pigai/dok. komnas ham

Politik

Komnas HAM Harapkan Kerjasama dengan Banyak Universitas Islam

RABU, 21 NOVEMBER 2012 | 19:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komnas HAM  berkepentingan untuk menjalin kerjasama dengan kalangan kampus untuk memuluskan mandat UU 26/2000 tentang Pengadilan HAM dan menjalankan fungsi sesuai UU 40/2008 tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Ras dan Etnis.

Hal itu dikatakan anggota Komnas HAM, Natalius Pigai, di tengah Diskusi Grup Terfokus dengan tema "Membangun Kerjasama Dengan Pemangku Kepentingan di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Rangka Penguatan Komnas HAM di Daerah" di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Rabu (21/11).

Tahun 2011, Komnas HAM dan UIN Sunan Kalijaga menandatangani kesepahaman bersama tentang "Pemajuan dan Penegakan HAM melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi". Melalui kesepahaman bersama ini kedua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk pemajuan dan penegakan HAM melalui pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.


Kesepakatan bersama antara Komnas HAM dengan UIN Sunan Kalijaga bertujuan untuk terwujudnya penerapan, perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Sebagai langkah awal, diteken MOU dengan Universitas Islam Negeri Yogyakarta dengan Komnas HAM di University Center UGM dengan Pimpinan Universitas Prof. Dr. H Siswanto Masruri, MA.

"Alangkah senangnya bila langkah ini diikuti oleh universitas-universitas Islam lainnya yang bernaung di bawah Kopertis," ucap putra Papua itu.

Ada dua hal yang jadi fokus pertama kedua institusi. Pertama, sosialisasi bahwa HAM milik kita semua dan bukan hanya milik Amerika dan Eropa, Kedua, pengkajian terhadap hukuman mati dan poligami yang membutuhkan diskursus panjang dan mendalam di semua komponan bangsa.

"Karena HAM itu ada dan nyata, serta hidup di sekitar kita dalam kehidupan sehari-hari. HAM bukanlah suatu konsep saja karena sejatinya eksis dan kita hidup di dalamnya," tegas Natalius.   

Menyangkut diskusi yang digelar hari ini, lanjutnya, bertujuan antara lain untuk melakukan koordinasi dan sinergi dengan pemangku kepentingan di DIY guna meningkatkan peran aktif Komnas HAM dalam rangka penguatan tugas dan fungsi Komnas HAM. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya