Berita

ilustrasi

CENTURYGATE

Ah, Boediono Sekelas @TrioMacan2000...

RABU, 21 NOVEMBER 2012 | 23:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Skandal Century Rp 6,7 triliun sudah menggantung nama Boediono kurang lebih 3 tahun terakhir. Kini, kembali Boediono kencang terseret arus.

Tak hanya menyebut dua tersangka pertama dan menaikkan status kasus ke penyidikan, KPK pun memvonis mantan Gubernur Bank Indonesia itu turut berperan dalam penggelontoran FPJP dan penetapan status bank gagal berdampak sistemik pada Bank Century.

Namun, KPK belum bisa menetapkannya sebagai tersangka karena status "warga negara istimewa" yang melekat pada Boediono. KPK malah menantang DPR untuk menyelidik dan menyidik Boediono menggunakan berkas-berkas temuan yang sudah diserahkan kepada Timwas DPR.


Sejak kemarin, beredar jawaban Boediono atas hiruk pikuk tersebut. Melalui jurubicaranya, Yopie Hidayat, yang kerja keras menyebar rilis ke wartawan, Boediono menegaskan sikapnya yang tidak berubah yaitu tetap percaya pada penegakan hukum yang dilakukan KPK dalam penangan skandal Bank Century.

Petang tadi, Boediono pun berkicau ala @TrioMacan2000. Lewat akun twitter miliknya, @boediono, dia menerangkan hal yang sama.

"Sikap saya mengenai penyelamatan Bank Century 2008, sejak awal dan sampai sekarang sudah jelas. Saya tetap percaya pada KPK yang independen," tulis Boediono.

Ada 17 pernyataan singkat yang Boediono lempar ke publik lewat jejaring twitter. Isinya persis dengan pernyataan tertulis yang disebar Yopi sebelumnya. Boediono terkesan melemparkan kesalahan dalam kebijakan bailout kepada pihak lain, sambil menantang KPK untuk memprosesnya secara hukum.

"Dan apabila keburukan dan kerusakan Bank Century itu selain disebabkan oleh pengurus dan pemiliknya, ternyata juga akibat pelanggaran yang disangka dilakukan oleh pejabat BI, maka sewajarnya bila KPK mengusut dengan tuntas dan adil," kata Boediono.

Faktanya, sejak Centurgate mencuat, Boediono terbilang sangat pelit bicara langsung kepada awak media massa terkait kebijakan yang "terpaksa" dilakukannya pada 2008 itu. Rilis yang disebar dan kicauan di twitter ala @TrioMacan2000, tentu tak akan memberi pencerahan yang cukup.

Pastinya, rakyat Indonesia tidak rela Wapres-nya dicap cuma sekelas Trio Macan...[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya