Berita

jero wacik/ist

Jero Wacik: Tidak Ada Niat Saya Lecehkan Wartawan

RABU, 21 NOVEMBER 2012 | 18:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Beredar sebuah rekaman suara mirip Menteri ESDM Jero Wacik yang didapatkan wartawan, saat Jero mengumpulan ribuan eks karyawan BP Migas di Jakarta, kemarin. Dalam pidatonya, Jero dianggap menghina wartawan.

Rekaman kutipan pidato yang dinilai banyak kalangan sebagai tindakan merendahkan wartawan itu didapatkan dan disiarkan Metro TV. Berikut kira-kira isinya:  

"Wartawan itu harus diajak bergerak. ,, Wartawan itu, apa yang didengar itu yang ditulis. Kalau trus gak dengar apa-apa dia gak nulis apa-apa (suara hadirin tertawa). Dipengaruhi orang-orang lain itu yang ditulis. Kacau sudah. Kita yang kacau. Tetapi kalau diterangkan, kumpulkan sepuluh orang, terangkan, terangkan, sekali belum mengerti, dua kali, dua kali belum ngerti, lima kali, lima kali belum ngerti, sepuluh kali. Sampai dia ngerti betul. Baru muat. Begitu dimuat, periksa muatannya, sudah benar belum. Kalau mau, kasih hadiah. Kalau gak mau kasih gak apa-apa, tetapi kebangetan (hadirin tertawa gemuruh). Masa, segede BP Migas gak pernah mau kasih hadiah. …"


Beberapa saat lalu, Jero Wacik sendiri memenuhi undangan Metro TV untuk mengklarifikasi peredaran rekaman itu.

"Itu memang suara saya. Kemarin kami kumpulkan semua eks BP Migas untuk bangun moralnya karena mereka habis dibubarkan. Saya harus angkat moralnya," ujar Jero, saat wawancara live, Rabu malam (21/11).
 
Menurutnya, awalnya pertemuan itu tidak diagendakan untuk dihadiri wartawan karena dijadwalkan tertutup. Namun karena ada desakan untuk transparan, maka pertemuan jadi terbuka.

Nah, inti pidatonya saat itu, menurut Jero lagi, adalah teguran keras kepada eks Humas BP Migas karena tidak becus bekerja membangun komunikasi yang baik dengan wartawan. Sehingga, publik menilai BP Migas selalu berkinerja buruk.

"Salah satu kalimat saya tegur humas. Saya nggak ada niat melecehkan wartawan, wartawan salah satu sahabat sejak saya jadi pejabat publik. Wartawan salah satu pilar yang bisa menyampaikan kinerja pemerintah ke rakyat," demikian Jero.

Lalu mengapa ada kalimat "kasih hadiah"? Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat itu menjelaskan maksudnya bukan suap atau sogokan supaya wartawan tidak kritis dan tajam menulis laporan. Hadiah yang dia maksud adalah sikap baik kepada wartawan agar hubungan antara pemerintah dan media massa terjaga.

"Saya waktu di Budpar (Menteri Kebudayaan dan Pariwisata) tiap tahun mengadakan anugerah pesona wisata, menilai karya wartawan yang bagus-bagus. Yang terbaik dapat piala, sertifikat dan ada amplopnya. Jadi bukan berarti setelah berita dimuat dan beritanya bagus terus dikasih hadiah, bukan begitu," urainya.  [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya