Berita

maruarar sirait

Ara Sirait: Selamatkan Aset Negara di Telkomsel!

SELASA, 20 NOVEMBER 2012 | 17:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Aset negara di Telkomsel harus bisa diselamatkan. Negara tidak boleh kalah terhadap upaya sistematis merampok aset negara lewat putusan pailit pengadilan.

Hal itu dikatakan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP, Maruarar Sirait. Dia menduga ada sesuatu di balik putusan pailit pengadilan niaga, karena sangat tidak logis dugaan utang piutang bisa mempailitkan satu BUMN yang notabene memiliki aset negara terbesar di industri telekomunikasi.

Dia juga meminta pemerintah tidak memberikan proyek kanal 3G ke pihak asing. Maruarar menginginkan, kanal 3G dipegang oleh industri domestik, yakni Telkomsel. Menurutnya, perlindungan terhadap industri telekomunikasi perlu dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dalam pertumbuhan bisnis telekomunikasi ke depan.


"Putusan kasasi Mahkamah Agung pada 8 Desember nanti perlu dikawal agar proses putusan itu sesuai dengan aturan hukum, dan aset negara bisa diselamatkan,” tegas pria bersapaan Ara itu, dalam rilis, Selasa (20/11).

Dirut Telkomsel Alex Sinaga sebelumnya mengatakan, Telkomsel berkomitmen untuk segera menyelesaikan masalah gugatan pailit PT Prima Jaya Informatika (PJI) sebesar RP 5,26 miliar dan tidak pernah meremehkan kasus ini.

"Telkomsel tidak sependapat dengan putusan pengadilan karena tidak ada utang-piutang disini. Jadi masalah ini tidak memenuhi perkara kepailitan,” tegasnya.

Telkomsel digugat pailit karena dianggap gagal memenuhi kewajiban sebesar Rp 5,3 miliar. Kasus ini bermula ketika Telkomsel membekukan kontrak voucher kartu Prima yang didistribusikan oleh PT Prima Jaya Informatika (PJI) dengan nilai kerja sama Rp 200 miliar. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya