Berita

Nusantara

Jakarta Terus Giatkan Perluasan RTH

SABTU, 17 NOVEMBER 2012 | 08:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus meningkatkan pembangunan di bidang lingkungan hidup. Hal ini diwujudkan secara konsisten dalam penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sesuai amanat PP 63/2002. Salah satu yang telah dicapai adalah peningkatan luas ruang terbuka hijau (RTH).

Area ruang terbuka hijau (RTH) merupakan salah satu yang menjadi fokus Pemprov DKI Jakarta, dalam hal pembangunan lingkungan hidup. Secara singkat, RTH bisa dijelaskan sebagai suatu lahan kawasan yang mengandung unsur dan struktur alami yang dapat menjalankan proses-proses ekologis untuk keseimbangan ekosistem.

Dalam kawasan itu, diisi tanaman, tumbuhan dan vegetasi yang bisa memberikan manfaat secara langsung atau tidak langsung bagi kehidupan warga Jakarta. Keberadaan RTH dinilai sangat penting untuk peningkatan kualitas hidup warga, dan warga bisa memanfaatkan area itu dengan berbagai aktivitas, relaksasi hingga berinteraksi dengan sesama.


Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, RTH juga bisa menjadi habitat bagi satwa liar seperti berbagai jenis burung. RTH juga dapat menjadi tempat konservasi plasma nutfah maupun keanekaragaman hayati, hingga menjadi area resapan air yang bisa mencegah terjadinya genangan atau banjir di musim hujan.

Semua hal itu bisa menjadi indikator tingkat kesehatan lingkungan kota. Kurangnya RTH tentu membawa dampak yang signifikan mulai dari suhu yang meningkat, semakin tinggi polusi udara, hingga semakin berkurangnya air tanah.

Sadar akan pentingnya RTH, Pemprov DKI terus berupaya menambah luas area tersebut, meski sulit. Dalam rangka pengembangan RTH, selama periode 2007-2011 telah dilakukan pembebasan lahan total seluas 108,11 Ha, yang terdiri dari RTH taman dan jalur hijau seluas 57,56 Ha, taman interaktif seluas 1,90 Ha; RTH eks SPBU seluas 0,52 Ha, RTH makam seluas 22,93 Ha, RTH hutan kota seluas 16,65 Ha, dan RTH pertanian seluas 8,54 Ha. Selain itu, telah dilakukan pula refungsi terhadap 26 lokasi SPBU, dan taman Ayodia dengan luas total 4,43 Ha.

Sedangkan untuk pembangunan, penataan dan pemeliharaan telah dilakukan antara lain, pembangunan taman hutan kota Kebun Pisang Penjaringan dan taman kota lain dengan luas total 15,76 Ha; pembangunan 12 lokasi taman interaktif seluas 11,57 Ha; pembangunan 3 lokasi RTH hutan seluas 5,22 Ha, pembangunan RTH pertanian seluas 0,29 Ha; penataan jalur hijau seluas 30,40 Ha; serta pemeliharaan taman, jalur hijau dan TPU seluas 2.736,73 Ha.

Kemudian, untuk meningkatkan kualitas ruang kota, telah dilaksanakan pula pembangunan elemen estetika kota, antara lain pembangunan patung Mohamad Husni Thamrin yang baru-baru ini diresmikan. Keberadaan RTH di Kota Jakarta, bukan hanya tugas Pemprov semata, namun juga diperlukan komitmen bersama baik dari Pemerintah Pusat, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya