Berita

buku bung karno/ist

Bisnis

Buku Bung Karno Ajarkan Anak Muda Tidak Plintat Plintut!

SABTU, 17 NOVEMBER 2012 | 22:32 WIB | LAPORAN:

Hari ini (Sabtu, 17/11), Buku Bung Karno; Bapakku, Kawanku, Guruku edisi revisi diluncurkan oleh putra beliau Guntur Soekarnoputra. Buku karya bapak proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia ini mencatat banyak hal mengenai kesederhanaan seorang Soekarno yang ditulis oleh Guntur Soekarno, anak pertama pasangan Soekarno-Fatmawati.

Kepada wartawan Guntur menceritakan jika buku ini pertama kali diterbitkan tahun 1977 ketika rezim Orde Baru sedang berkuasa dan dalam menerbitkannya harus mendapatkan nomor polisi sebagai izin.

Ada 26 kisah dalam buku ini yang mencatat kisah-kisah humanis dari seorang Soekarno. Guntur dengan gaya santai menuliskan betapa sang bapak meski terkenal garang ketika melawan kolonialisme dan imperialisme, tetaplah dia seorang bapak yang berhati lembut dan penyayang pada anak-anaknya.


Tapi kata Guntur, jangan main-main kalau bicara soal penjajahan kepada Bung Karno, karena Bung Karno bisa berubah berapi-api kalau tahu ada negara yang masih tunduk pada penjajahan.

"Bung karno benci Neokolonialisme, fasisme, kapitalisme, didepan para kapitalis dia berkata dengan lantang, ini dadaku mana dadamu,"ujar Guntur dengan lantang menirukan gaya bapak proklamator itu saat launching buku di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Sabtu (17/11).

Lebih lanjut, Guntur mengatakan bahwa buku ini diharapkan bisa melahirkan pesan yang dapat diambil anak muda. Yang menurut Guntur pesan tersebut adalah anak muda sekarang perlu dididik kembali karakternya, tentang bagaimana memiliki watak kebangsaan dan rasa patriotisme, yang sekarang mulai luntur.

"Harus seperti Bung Karno, apa-apa enggak pernah plintat-plintut, tidak takut, konsekuen, pokoknya terbuka," demikian Guntur.[ian]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya